Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia tidak hanya menargetkan lahirnya mobil nasional, tetapi juga sepeda motor nasional yang dirancang dan diproduksi oleh putra-putri bangsa. Ia menegaskan bahwa rencana tersebut sudah berada di jalur yang tepat dan siap memasuki tahap produksi massal dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita akan memiliki mobil dan motor buatan Indonesia sendiri,” ujar Prabowo saat menghadiri peluncuran program penyediaan interactive flat panel (IFP) atau Smartboard di SMP Negeri 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).
Pernyataan ini menjadi lanjutan dari komitmen sebelumnya mengenai pengembangan mobil nasional. Jika awalnya fokus diarahkan pada proyek mobil, kini Prabowo turut menambahkan rencana menghadirkan motor nasional sebagai bagian dari kemandirian industri otomotif dalam negeri.
Menurut informasi yang pernah disampaikan sebelumnya, konsep mobil nasional telah rampung dan ditargetkan dapat mulai diproduksi pada 2027. Pemerintah juga telah menggandeng PT Pindad sebagai salah satu mitra utama dalam pengembangan kendaraan tersebut. Target produksi ini lebih cepat dibandingkan permintaan awal Prabowo yang memproyeksikan tiga tahun lebih lambat, yakni sekitar 2028.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo memberikan semangat kepada para siswa SMP Negeri 4 Bekasi untuk terus belajar demi masa depan bangsa.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Masa depan kalian cerah, dan Indonesia insya Allah akan menjadi negara yang hebat,” pesannya.
Selain itu, Prabowo menyinggung rencananya untuk melakukan modernisasi moda transportasi tradisional seperti becak. Ia menegaskan bahwa penggunaan tenaga manusia tidak lagi ideal dan seluruh becak di Indonesia seharusnya digerakkan oleh motor listrik.
“Saya sudah siapkan. Semua becak nanti harus berbasis motor listrik. Tidak boleh lagi ada pengemudi becak yang sudah lanjut usia bekerja terlalu keras,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Prabowo meminta para menteri untuk menyusun langkah strategis demi mewujudkan visi besar menuju Indonesia Emas.
“Kita harus bangkit bersama. Kita menuju Indonesia yang kuat dan maju,” ujarnya.(BY)






