Jakarta – Dua ruang kelas di SDN Tegal Cabe, Kota Cilegon, Banten, mengalami kerusakan parah setelah sebuah pohon tumbang, Jumat (14/11/2025). Untungnya, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, karena sekolah sudah dalam kondisi sepi saat kejadian.
Informasi yang diterima menyebutkan, pohon ketapang setinggi sekitar 15 meter tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan segera dikerahkan untuk mengevakuasi batang pohon yang menimpa bangunan sekolah.
Ketua Tagana Kota Cilegon, Ade Mufrodi, menjelaskan bahwa pohon tersebut roboh karena batangnya telah lapuk dan tidak mampu menahan tekanan hujan dan angin kencang. “Pohon tumbang terjadi setelah jam pelajaran selesai, sehingga tidak menimbulkan korban,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, pihak sekolah memindahkan aktivitas belajar-mengajar ke ruang kelas lain sambil menunggu proses perbaikan selesai.
Selama evakuasi, petugas sempat menghadapi kesulitan karena batang pohon dipenuhi semut rang-rang. Setelah berhasil dievakuasi, ruang kelas yang rusak sementara waktu tidak dapat digunakan.
Sebagai langkah antisipasi, petugas juga memangkas dahan-dahan pohon tinggi di sekitar sekolah agar tidak menimbulkan risiko serupa saat cuaca buruk kembali terjadi.(des*)






