Jakarta – Vivo akhirnya memastikan bahwa OriginOS 6 berbasis Android 16 akan hadir secara global untuk pengguna smartphone Vivo dan iQOO. Sistem operasi terbaru ini akan menggantikan FuntouchOS yang selama ini menjadi antarmuka bawaan perangkat Vivo.
Mengutip laporan GSM Arena, peluncuran resmi OriginOS 6 versi global dijadwalkan berlangsung pada 15 Oktober 2025. Dalam acara tersebut, Vivo akan membeberkan informasi detail mengenai jadwal rilis dan daftar perangkat yang akan menerima pembaruan. Sementara itu, versi China dari OriginOS 6 akan lebih dulu diperkenalkan pada 10 Oktober 2025.
Belum diketahui apakah versi global akan identik dengan versi yang dirilis di pasar domestik atau justru membawa penyesuaian tertentu. Banyak pengguna Vivo di luar China memang telah lama menginginkan OriginOS, karena antarmuka ini dikenal lebih ringan, cepat, dan memiliki opsi kustomisasi yang lebih luas dibanding FuntouchOS.
Ponsel Vivo X300 dan X300 Pro akan menjadi perangkat pertama yang langsung menggunakan OriginOS 6 dari pabrik. Keduanya akan debut di China pada 13 Oktober 2025, sedangkan rilis global diperkirakan berlangsung menjelang akhir tahun.
Vivo mengklaim bahwa OriginOS 6 membawa peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya. Sistem operasi ini dikembangkan ulang dari dasar untuk menghadirkan performa komputasi lebih cepat, manajemen memori lebih efisien, serta rendering grafis yang lebih halus.
Selain itu, pembaruan ini akan menyertakan animasi transisi yang lebih mulus, fitur berbagi file dengan kecepatan tinggi, teknologi AI terbaru, dan antarmuka yang lebih bersih serta intuitif. Semua detail lengkapnya akan terungkap dalam peluncuran resmi pada 10 Oktober mendatang.(BY)






