Kotim  

Milad ke-8 Peduli Yatim Dhuafa, Wabup Kotim Tekankan Pentingnya Sinergi Atasi Persoalan Sosial

Sampit, fajarharapan.id – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Irawati, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk memperkuat upaya dalam mengatasi berbagai persoalan sosial.

Hal tersebut disampaikan Irawati saat menghadiri puncak peringatan milad ke-8 Peduli Yatim Dhuafa (PYD) Sampit yang digelar Yayasan Tebar Amal Insani (Tebamin) di Atrium Citimall Sampit, Minggu (24/8/2025).

Menurut Irawati, keberadaan lembaga sosial seperti PYD merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi bersama dapat menghadirkan solusi di tengah tantangan sosial masyarakat. “Kegiatan hari ini membuktikan bahwa dengan bergandengan tangan, kita bisa menciptakan kekuatan besar untuk menjawab persoalan sosial,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Tebamin yang secara konsisten menjalankan program kemanusiaan. Bagi Irawati, peringatan milad ke-8 PYD tidak sekadar seremoni, melainkan momen untuk memperkuat semangat kepedulian dan menebar kebaikan.

Dalam kesempatan tersebut, PYD menyerahkan santunan kepada 80 anak yatim, bantuan program bedah rumah, serta perbaikan sanitasi bagi keluarga kurang mampu. Menurut Irawati, hal itu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan bukan hanya diperoleh dari menerima, tetapi juga dari memberi.

“Kita hidup bukan hanya untuk diri sendiri. Al-Qur’an telah mengingatkan kita agar selalu tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Mari terus menebar kebaikan kapanpun dan di manapun kita berada,” ajak Irawati.

Ia menambahkan, bentuk kepedulian sosial tidak selalu berupa materi. “Senyuman, dukungan moral, hingga berbagi semangat di media sosial juga merupakan wujud kebaikan yang sangat berarti,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotim, Irawati menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah sosial yang dilakukan PYD maupun lembaga filantropi lainnya. “Semoga PYD terus konsisten memberi manfaat bagi masyarakat dan membawa berkah bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua PYD Sampit, Mirah Sari, menuturkan bahwa delapan tahun perjalanan PYD merupakan buah dari kepedulian masyarakat terhadap kondisi sosial di sekitar mereka. “PYD lahir murni dari kepedulian, bukan bagian dari cabang lembaga besar. Kini, dengan adanya Yayasan Tebamin, kami semakin kuat secara hukum dan dipercaya masyarakat,” jelasnya.

Saat ini, Yayasan Tebamin juga telah bergabung dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sehingga pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun menjadi lebih transparan. Pada milad ke-8, PYD menjalankan sejumlah program, di antaranya bedah rumah untuk yatim dan duafa, khitanan massal di tiga desa, santunan anak yatim, serta bantuan bagi korban bencana.

“Semua program ini terlaksana berkat dukungan para donatur. Kami berterima kasih atas kepercayaannya menitipkan zakat dan sedekah kepada lembaga yang awalnya dirintis dari kepedulian emak-emak ini,” tutur Mirah.(Av/M)