Jakarta – Ribuan warga yang tergabung dalam *Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina* memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (3/8/2025). Aksi damai ini digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza yang tengah menghadapi krisis kelaparan.
Massa berkumpul di sekitar area ikonik Monas, sebagian besar mengenakan busana Muslim serta atribut bernuansa Palestina. Suasana penuh empati dan semangat solidaritas tampak dari para peserta yang membawa wadah makan berbahan logam—simbol penderitaan warga Gaza akibat kelaparan. Wadah-wadah tersebut kerap diketuk sembari meneriakkan yel-yel pembebasan.
“Free, free Palestine!” seru massa secara serempak.
Dalam aksi ini, para orator mengimbau peserta untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana kemanusiaan. Sumbangan bisa langsung disalurkan kepada panitia yang telah ditunjuk di lokasi.
Selain pengumpulan donasi, aksi solidaritas ini juga diisi dengan doa bersama (*munajat*), orasi kemanusiaan, serta pesan-pesan moral dari sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang turut hadir.
Untuk memastikan keamanan kegiatan, sebanyak 2.123 personel gabungan dikerahkan. Aparat yang terdiri dari anggota Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, serta jajaran Polsek setempat, mengamankan jalannya aksi tanpa membawa senjata api—sebagai bentuk pendekatan humanis kepada massa yang berkumpul secara damai.
“Kami telah menyiapkan pengamanan secara maksimal dengan menerjunkan total 2.123 personel gabungan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
Tak hanya aspek keamanan, kepolisian juga mengedepankan pelayanan publik. Sejumlah titik parkir disediakan untuk kendaraan peserta aksi, sementara tim medis serta ambulans siaga di beberapa lokasi strategis untuk menangani kondisi darurat jika diperlukan.
“Selain menjaga keamanan, kami juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Tim kesehatan dari Polri disiagakan agar dapat merespons cepat bila ada peserta yang membutuhkan pertolongan medis. Kami juga menyiapkan kantong parkir guna mendukung kelancaran dan ketertiban masyarakat. Tujuannya, agar kegiatan lainnya di sekitar area tetap berjalan aman dan nyaman,” jelas Susatyo.
Sebagai langkah antisipatif terhadap kepadatan lalu lintas, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari kawasan Monas dan memilih jalur alternatif selama aksi berlangsung.
“Kami mohon kerja sama dan pengertian warga agar menghindari area Monas demi kenyamanan bersama. Silakan gunakan rute lain agar tidak terjadi kemacetan. Mari kita jaga Jakarta tetap tertib, aman, dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.(des*)






