“Kekerasan Berdampak Negatif pada Anak”, Ini Kata Sekda Way Kanan

.


Way Kanan – Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP.,  menghadiri kegiatan Pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2023 di Ruang Rapat Lt. III Pemkab Way Kanan, Kamis (2/3/2023) dengan Narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung.

Dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pimpinan Kecamatan Blambangan Umpu, Kecamatan Umpu Semeguk, Kecamatan Negeri Agung, Kecamatan Baradatu, Kecamatan Way Tuba dan Tim Penggerak PKK Way Kanan.

Sekda Saipul mengatakan bahwa pelatihan dan penguatan kader PATBM merupakan bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mewujudkan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak dalam rangka memenuhi amanat UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak. Dimana disebutkan dalam Pasal 4, setiap anak berhak untuk hidup, tubuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“PATBM merupakan gerakan perlindungan anak dari jaringan atau kelompok awarga pada tingkat amsyarakat di Kampung atau Kelurahan. Kader PATBM bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak dan menumbuhan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya pencegahan dengan kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan kepada anak”, ujar Sekda Saipul.

Baca Juga  Bupati dan Ketua DPRD Way Kanan Peringatan Hari Lahir Pancasila

Disampaikan pula bahwa kekerasan terhadap anak telah memberikan dampak negatif dan luas, tidak hanya terhadap korban, tetapi juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan satu keluarga. Mengingat kekerasan terhadap anak seringkali terjadi di lingkungan Rumah Tangga, lingkungan public atau disuatu komunitas.

“Saya berharap Kader PATBM memiliki loyalitas, integritas dan komitmen yang tinggi dalam memberikan layanan terhadap anak yang mengalami permasalahan kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual dan penelantaran. Serta dengan adanya pelatihan dan penguatan Kader akan dapat optimal dalam memberikan pelayanan penanganan masalah anak yang terjadi di Kabupaten Way Kanan, sehingga masyarakat dapat hidup aman, sejahtera dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat”, lanjut Sekda Saipul.

“Kegiatan ini adalah untuk memberdayakan persoalan anak yang ada di masyarakat secara mandiri. Dengan tujuan membangun sistem pada tingkat komunitas dan keluarga untuk pengasuhan yang amanm mencegah kekerasan dan meningkatkan keterampilan hidup dan ketahanan diri anak dalam mencegah kekerasan”, ujar Indra Kesuma.

Baca Juga  Peringati HAN ke-39, Ini Harapan Bunda PAUD Way Kanan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk Menyamakan persepsi tentang konsep perlindungan anak serta Membekali Kader PATBM di Kampung agar memiliki kemampuan dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Peserta Pelatihan dan Penguatan Kader PATBM sebanyak 72 orang terdiri dari Kader PATB, dan Guru PAUD/TK dari Kecamatan Blambangan Umpu dari Kampung Karang Umpu, Kampung Umpu Kencana dan Kampung Gunung Sangkaran. Kecamatan Umpu Semenguk dari Kampung Negeri Batin, Kampung Gistang, Kampung Bumi Ratu dan Kampung Sidoarjo. Kecamatan Baradatu dari Kampung Gunung Katun, Kampung Cugah dan Kampung Tiuh Balak. Kecamatan Way Tuba dari Kampung Way Tuba, Kampung Ramsai dan Kampung Bandar Sari, Kecamatan Negeri Agung dari Kampung Negeri Agung, Kampung Bandar Dalam dan Kampung Kalipapan. Tim Penggerak PKK Kabupaten, HIMPAUDI, GIPTKI dan Forum Anak Daerah Kabupaten Way Kanan.(*/Heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *