Sambut Majelis Senat PTN-BH se-Indonesia, Gubernur Mahyeldi Yakini Kolaborasi PTN dan Pemda Terus Memacu Pembangunan

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meyakini bahwa kolaborasi berkelanjutan Pemerintah Daerah dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akan makin mendorong percepatan pembangunan. Hal itu disampaikan saat jamuan makan malam bersama Majelis Senat Akademik PTN-Berbadan Hukum (PTN-BH) se-Indonesia di Auditorium Gubernuran, Jumat (31/0
5/2024).

“Atas nama Pemprov Sumbar, kami ucapkan selamat datang kepada seluruh Ketua Majelis Senat Akademik dan Rektor PTN-BH dari seluruh Indonesia di Ranah Minang. Tentu suatu kehormatan bagi kami, dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan penting ini,” kata Gubernur dalam sambutannya.

Ia meyakini, pertemuan Majelis Senat PTN-BH se-Indonesia menjadi kesempatan besar untuk saling bertukar pikiran, belajar, dan saling berbenah untuk menciptakan kolaborasi yang kuat dan saling mendukung antar PTN-BH. Sebab, PTN-BH memiliki peran strategis dalam memajukan pembangunan di Indonesia.

Baca Juga  Presiden Jokowi: Indonesia Memiliki Potensi Menuju Lima Besar Ekonomi Dunia

“Kami meyakini bahwa kolaborasi antara PTN-BH di Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah, termasuk di Sumbar, akan semakin memudahkan tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan yang berujung pada meningkatny kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur lagi.

Sementara itu, selaku tuan rumah, Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan jajaran Pemprov Sumbar, yang selama ini selalu mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Sumbar. Termasuk di antaranya, hibah pembangunan jembatan dari provinsi, yang menghubungkan Rumah Sakit (RS) Unand dengan masyarakat.

Baca Juga  Mendagri Tito Karnavian Dijadwalkan Jadi Inspektur Gelar Pasukan Satpol PP dan Satlinmas se-Indonesia di 0Sumbar

“Kami atas nama Unand serta seluruh jajaran PTN juga mengucapkan terima kasih atas jamuan makan malam yang luar biasa ini. Semoga pertemuan ini semakin menambah keakraban kebersamaan dan silaturrahim di antara kita semua,” ucap Efa.

Dalam kesempatan itu, Efa juga menyampaikan bahwa saat ini sudah dibuka program studi (Prodi) S2 Manajemen Kebencanaan di Unand, sebagai respons relevan atas persoalan yang terjadi di Sumbar. Unand menyadari, bahwa upaya penanganan kebencanaan sangat membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh pihak. (Adpsb/c
Cen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *