Banjir Rob Terjang Dua Nagari di Padang Pariaman ; Suhatri Bur Instruksikan Tangani Segera

Sungai Limau- Gelombang pasang atau banjir rob menerjang dua nagari di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada hari Selasa (28/5/2024), menyebabkan puluhan rumah dan fasilitas umum terendam.


Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Suhatri Bur, usai menghadiri sidang paripurna RPJPD Padang Pariaman tahun 2025-2045 di Gedung DPRD, langsung menginstruksikan dinas terkait agar segera mengambil langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

Ia juga meminta agar dinas terkait berkoordinasi dengan instansi lain untuk mempercepat proses penanganan darurat.


“Saya sudah menginstruksikan Dinsos P3A dan BPBD untuk segera turun ke lokasi dan membantu warga yang terkena dampak banjir rob. Prioritaskan keselamatan warga dan penuhi kebutuhan dasar mereka,” ujar Bupati Suhatri.


Dia juga mengimbau kepada masyarakat di wilayah pesisir pantai untuk selalu waspada terhadap potensi terjadinya banjir rob, terutama di musim penghujan ini. Dan, meminta kepada masyarakat agar selalu waspada dan siaga terhadap bencana alam.

Baca Juga  Bupati Khairunas Resmi Membuka Jambore Kader PKK Berprestasi


Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, wilayah yang terkena dampak banjir rob meliputi Korong Sungai Paku di Nagari Kuranji Hilia. Dan Korong Pasie Baru di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.

Ketinggian air banjir rob bervariasi antara 30 cm hingga 1 meter. Akibatnya terendam sebanyak 30 unit rumah, 1 unit Sekolah Dasar (SD), 1 unit masjid, dan 4 kolam ikan di Korong Sungai Paku. Selain itu, ada 1 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Di Korong Pasie Baru, terendam sebanyak 29 unit rumah, 2 unit sekolah (SD dan SMP), 1 masjid, 1 TPI, 1 kantor koperasi, dan 1 unit perkantoran.

Baca Juga  Tetap Produktif dan Bugar Melalui Gelaran CFD Solok Selatan


Sekretaris BPBD Padang Pariaman, Ade Mahriyal Putra mengungkapkan saat ini pihaknya melalui tim Satgas TRC PB BPBD Padang Pariaman telah menuju lokasi kejadian guna melakukan pendataan.

Untuk penanganan bencana banjir rob tersebut, salahsatunya dengan membuka aliran yang tertutup di sekitar Muara di Pasir Baru dan Sungai Paku.


Disamping itu, Pemda Padang Pariaman melalui DinsosP3A telah menyiapkan bantuan logistik untuk para korban banjir rob. Bantuan berupa sembako, pakaian, dan obat-obatan.

Selain itu, Dinsos P3A dengan cepat melakukan pendirian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang terdampak musibah. (Ajo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *