Misteri Sungai Berubah Warna, Pasaman Barat Berjuang Mencari Penyebabnya

Sungai Berubah Warna
Sungai Berubah Warna

Simpangempat – Pemerintah daerah Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah menerima laporan dari warga terkait perubahan kondisi Sungai Batang Nango Nagari Kajai, Kecamatan Talamau. Air sungai yang sebelumnya jernih kini berubah menjadi lumpur dan mengeluarkan bau tidak sedap. Sebagai tindak lanjut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta pihak nagari untuk mengirim surat kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Basarnas untuk menyelidiki penyebab perubahan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Jhon Edwar, menyatakan bahwa setelah surat tersebut dikirim, pihak berwenang akan melakukan penyelidikan ke hulu sungai menggunakan drone untuk memastikan kondisi sebenarnya. Langkah ini diambil untuk mengatasi kekhawatiran dan kegelisahan masyarakat terhadap perubahan yang terjadi.

Elwa Masri, Ketua Siaga Bencana Nagari Kajai Selatan, menjelaskan bahwa perubahan ini telah terjadi selama dua hari terakhir dan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Selain air yang menjadi keruh dan berlumpur, juga tercium bau belerang yang menyengat. Kejadian ini juga berdampak pada kehidupan ikan di sungai tersebut, dengan beberapa di antaranya ditemukan mati terapung.

Baca Juga  Kebutuhan Masyarakat Meningkat, Pertamina Kaji Ulang Kuota BBM di Pasaman Barat

Warga merasa takut untuk beraktivitas, termasuk pergi ke lahan pertanian mereka, karena potensi bahaya yang ditimbulkan. Pihak terkait seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Pasaman Barat telah dilaporkan tentang peristiwa ini, dan masyarakat menunggu tindak lanjut serta solusi yang akan diambil. Mereka khawatir bahwa endapan di hulu sungai bisa menyebabkan pendangkalan yang berpotensi menimbulkan banjir bandang saat musim hujan tiba.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *