PMI Solsel Imbau Masyarakat Perlu Waspadai Bencana Alam Musim Hujan

Solsel, fajarharapan.id — Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Solok Selatan Hendrivon mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana alam di daerah.

Sebab selama bulan November 2023 curah hujan cukup tinggi terjadi di daerah berjulukan Sarantau Sasurambi itu.

“Daerah kita merupakan langganan bencana alam, baik banjir maupun longsor. Nah, dengan kondisi cuaca yang mengalami perubahan, sebab itu kita himbau masyarakat untuk meswaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam itu,” kata Kepala Markas PMI Solok Selatan Hendrivon, Selasa (14/11/2023) di Padang Aro.

Dia mengatakan dalam sepekan terakhir  hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi pagi, siang dan malam.
Bagi masyarakat yang berdomisili di daerah yang berdekatan dengan sungai besar atau sedang dan kecil, perlu juga mewaspadai kemungkinan pasang naiknya air sungai.

Baca Juga  Ramadhan 1444 H/2023 M, Sekretariat DPRD Gelar Bakti Sosial

“Orang tua atau masyarakat perlu melarang anak-anak mandi di sungai. Karena dengan curah hujan tinggi, meski jadi perhatian bersama. Yang kita kawatirkan akan berdampak terseret arus sungai,” tutur ayah tiga anak itu.

Hendrivon juga menghimbau masyarakat waspada terutama yang berdomisili di daerah perbukitan dan kawasan langganan banjir.

Pihaknya menekankan, apabila intensitas hujan cukup deras dan berlangsung lama, sebaiknya warga yang berada di tepi perbukitan atau kawasan yang rawan terjadinya longsor untuk bisa sementara waspada. 

“Tentunya kita tidak menginginkan terjadinya bencana alam di Solsel. Namun perlu di waspadai untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan, baik korban harta, benda maupun jiwa,” tuturnya.

Baca Juga  Sambangi Kemenparekraf, Bupati Pasaman Sabar AS Beraudiensi Langsung dengan Sandiaga Uno

Khusus di kawasan yang pemukiman yang sering jadi langganan banjir. Ketika intesintas hujan lebat turun dalam waktu cukup lama, dan kemungkinan air memasuki rumah. Penting di waspadai.

Barang berharga seperti barang elektronik dan lainnya yang rentan akan air, perlu diselamatkan.

“Jika air sudah mulai pasang naik hingga kepemukiman, maka segera selamatkan barang-barang dan peralatan rumah tangga ketempat yang dirasa lebih aman. Kewaspadaan kita akan dapat menyelamatkan harta benda terendam banjir,” hinbaunya. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *