‘Keberadaan Mahasiswa Bisa Bantu Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Solsel’

Solsel, fajarharapan.id — Pemerintah Kabupaten mengharapkan keberadaan mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bisa memberikan inspirasi dan sudut pandang baru untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Solok Selatan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi saat menerima kedatangan mahasiswa KKN dari Universitas Andalas (Unand) dan UIN Imam Bonjol di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Selasa (11/7/2023).

“Kami atas nama Pemerintah Daerah menyambut dengan gembira, karena pelaksanaan KKN ini tentu membawa angin segar kepada masyarakat Solok Selatan karena para mahasiswa ini akan memberikan inspirasi, pola pikir, solusi dan ide-ide segar untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok Selatan,” kata Yulian.

Untuk bisa mencapai target tersebut, diharapkan seluruh mahasiswa bisa membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah nagari serta kelompok masyarakat setempat dalam merealisasikan program kerja kepada masyarakat.

Program yang dilaksanakan selama KKN ini dinilai sebagai sarana untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai sarjana pendamping masyarakat dan upaya pemberdayaan masyarakat nagari melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Baca Juga  Polisi Mengamankan 28 Sepeda Motor Tanpa Dokumen dari Jawa

“Kami menghimbau dan mengajak seluruh mahasiswa peserta KKN untuk dapat lebih meningkatkan kepedulian, contoh ketauladanan sebagai mahasiswa dan empati kepada masyarakat, sehingga mendorong terjadinya perubahan perilaku terhadap permasalahan yang dihadapi,” lanjutnya.

“Mahasiswa sebagai agen pembaharuan yang mampu memposisikan dan menyesuaikan diri dengan masyarakat selama mengikuti KKN. Karena mahasiswa dapat berperan sebagai pemberi informasi, motivator dan fasilitator.”

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda menyambut baik kendatangan seluruh mahasiswa dari kedua universitas ternama di Sumatera Barat ini, yang kebetulan salah satunya merupakan almamaternya.

Zigo mengharapkan seluruh mahasiswa yang akan mengabdi selama lebih dari sebulan ke depan bisa segera berbaur dengan baik dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Unand Nani Mulyati mengatakan KKN ini ditujukan untuk mengasah soft skill dan life skill mahasiswanya. Sebab, realita yang akan ditemukan di masyarakat nantinya akan sangat berbeda dengan apa yang dijalaninya sehari-hari.

Baca Juga  Meriah, SEA Games 2023 Resmi Dibuka

“Akan banyak hal yang ditemukan di lapangan nantinya,” kata Nani.

Sejalan, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Imam Bonjol Yurisman mengharapkan kedatangan mahasiswa di tengah masyarakat ini bisa diibaratkan dengan buah yang manis. Sehingga masyarakat pun dengan senang menerima kedatangannya.

Dia pun berpesan agar mahasiswa didiknya bisa menjaga sopan santun dan terus bersemangat dalam beraktivitas.

Terdapat sebanyak 459 orang mahasiswa yang akan melakukan pengabdian masyarakat di tujuh kecamatan di Solok Selatan. Sebanyak 269 mahasiswa Unand akan melakukan KKN selama periode 11 Juli-24 Agustus 2023 dan disebar di tujuh kecamatan.

Sementara 190 mahasiswa UIN Imam Bonjol akan melaksanakan KKN untuk periode 13 Juli-23 Agustus di empat kecamatan.

Penerimaan mahasiswa ini juga dihadiri oleh seluruh camat dan wali nagari yang akan menerima mahasiswa tersebut. Juga turut dihadiri oleh asisten dan staf ahli serta jajaran Kepala OPD. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *