13 Bunga Rafflesia Arnoldii Gagal Mekar di Kawasan Danau Maninjau

Rafflesia
Petugas Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat sedang mengukur bunga rafflesia.

Lubuk Basung – Sebanyak 13 individu bunga Rafflesia jenis Arnoldii gagal mekar sempurna di kawasan Danau Maninjau atau tepatnya berada di Jorong Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Rusdiyan P. Ritonga mengatakan bahwa dari 13 individu bunga Rafflesia yang gagal mekar itu, lima di antaranya tidak sempat mekar sempurna, sementara delapan lainnya mengalami kondisi bonggol membusuk.

Ia menjelaskan, “Lima individu itu tidak sempat mekar sempurna dan delapan individu masih berukuran kecil dengan kondisi knop.” Ke-13 bunga Rafflesia tersebut berada dalam satu hamparan dengan jarak sekitar 20 hingga 50 meter.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Berharap PPTQ Mu’allimin Muhammadiyah Semakin Berkembang sebagai Sarana Pencetak Hafiz Qur'an

Kegagalan mekarnya bunga Rafflesia yang langka dan dilindungi oleh Undang-undang (UU) nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya disebabkan oleh kondisi alam, sehingga bunga-bunga tersebut membusuk. Rusdiyan P. Ritonga menyatakan, “Bunga tidak sempat mekar, layu, dan berwarna hitam.”

Namun, di lokasi yang sama, juga ditemukan empat individu bunga Rafflesia yang sudah melewati fase mekar sempurna beberapa minggu lalu. Selain itu, tiga individu knop dan satu bonggol juga ditemukan, yang kemungkinan akan mekar sempurna dalam beberapa hari ke depan. “Kelopak bunga sudah memancarkan warna merah maron, sehingga beberapa hari ke depan sudah mekar sempurna,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati H. Khairunas Tekankan Lagi Pentingnya Kedisiplinan Pegawai

Rusdiyan P. Ritonga mengakui bahwa lokasi penemuan bunga Rafflesia ini sudah teridentifikasi sejak tahun 2018 dan berada di perbukitan sekitar Danau Maninjau.

Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjadi rumah bagi 14 titik sebaran populasi tumbuhan bunga Rafflesia yang tersebar di beberapa kecamatan, termasuk Palupuh, Tanjung Raya, Matur, Palembayan, Baso, Malalak, Kamang Magek, dan Tilatang Kamang.

Sementara di Sumatera Barat secara keseluruhan, terdapat 36 lokasi sebaran populasi bunga Rafflesia yang tersebar di 14 kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Solok, Pesisir Selatan (Pessel), Solok Selatan (Solsel), Pasaman, Pasaman Barat (Pasbar), Kota Padang, Padang Panjang, dan lainnya.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *