BPJS Kesehatan Gelontorkan Dana Klaim Rp113,47 Triliun untuk Pelayanan Kesehatan Peserta JKN Tahun 2022

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

Jakarta – BPJS Kesehatan mengalokasikan dana klaim sebesar Rp113,47 triliun untuk pelayanan kesehatan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sepanjang tahun 2022.

Dalam acara Public Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun Buku 2022 di Jakarta, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, melaporkan bahwa hingga 31 Desember 2022 terdapat 502,9 juta kunjungan pelayanan kesehatan, termasuk kunjungan sakit dan kunjungan sehat, atau setara dengan 1,4 juta kunjungan per hari.

Ghufron menyatakan bahwa jumlah peserta JKN pada tahun 2022 mencapai 248.771.083 jiwa, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 235.719.262 jiwa.

Lebih lanjut, Ghufron menyebutkan bahwa BPJS Kesehatan mampu membayar klaim lebih cepat dari ketentuan yang ditetapkan. Rata-rata ketepatan pembayaran klaim pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah 12,3 hari kerja, sedangkan pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) adalah 14,07 hari kalender.

Pada tahun 2022, pemanfaatan skrining kesehatan mencapai 15,5 juta pemanfaatan skrining.

Ghufron menegaskan bahwa kemampuan BPJS Kesehatan dalam membayar klaim sebesar Rp113,47 triliun untuk pelayanan kesehatan peserta JKN tidak terlepas dari predikat Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) yang telah diraihnya sebanyak sembilan kali berturut-turut. Ini juga merupakan hasil dari standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, sejak PT Askes (Persero) dahulu.

Baca Juga  Simak Cara Mudah Cairkan BPJS Ketenagakerjaan di Atas Rp10 Juta

Prestasi ini menandakan bahwa kondisi keuangan BPJS Kesehatan, kinerja keuangan, dan arus kas sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia.

Ghufron menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras BPJS Kesehatan dalam memenuhi kebutuhan peserta dalam mengakses layanan kesehatan berkualitas.

BPJS Kesehatan juga telah menerapkan layanan antrean online di FKTP sebanyak 21.335 dan di FKRTL sebanyak 2.779. Selain itu, di FKRTL, telah dipasang 2.631 display tindakan operasi dan 2.558 display tempat tidur untuk memberikan informasi yang lebih baik kepada peserta.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memperkenalkan inovasi Uang Muka Pelayanan Kesehatan untuk menjaga kelancaran arus kas keuangan rumah sakit. Selama tahun 2022, BPJS Kesehatan telah memberikan dukungan kepada 333 fasilitas kesehatan dengan total biaya mencapai Rp5,4 triliun, sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang prima bagi peserta JKN.

Baca Juga  Satu dari Tiga Pelaku Pembobol Indomaret Menyerahkan Diri

Hingga 31 Desember 2022, BPJS Kesehatan mencatat total penerimaan iuran sebesar Rp144,04 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan total penerimaan iuran tahun 2021 yang mencapai Rp143,32 triliun.

Peningkatan penerimaan iuran juga didukung oleh peningkatan jumlah kanal pembayaran yang telah mencapai 955.429 titik, yang terdiri dari kanal perbankan, nonperbankan, hingga Kader JKN.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *