Tekno  

Smartphone Canggih Ini Dapat Mendeteksi Diabetes Tanpa Tes Darah

Smartphone dapat mendeteksi penyakit diabetes.
Smartphone dapat mendeteksi penyakit diabetes.

Fajarharapan.id Diabetes, terutama diabetes tipe 2, adalah penyakit yang banyak orang hindari karena pengobatan dan perawatannya memerlukan waktu dan perhatian khusus. Penderita diabetes berharap untuk sembuh sepenuhnya dan menjalani kehidupan normal kembali.

Baru-baru ini, sebuah penemuan menarik diungkapkan dalam Jurnal Mayo Clinic Proceedings: Digital Health. Alat perekam suara yang mampu mendeteksi diabetes, khususnya diabetes tipe 2, tanpa memerlukan tes darah atau kunjungan ke fasilitas kesehatan. Bagi mereka yang takut jarum suntik atau kesulitan akses ke perawatan kesehatan, alat ini bisa menjadi solusi yang sangat membantu. Anda hanya perlu smartphone untuk mendapatkan hasilnya secara instan.

Alat perekam ini adalah smartphone yang telah dipasang dengan aplikasi khusus. Aplikasi ini akan merekam suara selama tidak lebih dari 10 detik, kemudian menghitung dan menganalisis data suara tersebut untuk kemudian menampilkan hasilnya langsung di layar smartphone Anda.

Baca Juga  Antisipasi Peluncuran Xiaomi 15, Spekulasi Fitur Unggulan dan Harga Baru

Hasil yang cukup akurat diperoleh dari aplikasi ini, mengingat alat ini hanya menggunakan suara manusia sebagai referensi. Hal ini berdasarkan penelitian yang melibatkan 267 relawan oleh Kick Labs, sebuah perusahaan bioteknologi internasional. Penelitian ini berhasil mendeteksi 75 orang yang positif menderita diabetes tipe 2.

Biasanya, untuk mendiagnosis seseorang dengan diabetes, dokter meminta pasien berpuasa, dengan tingkat keberhasilan diagnosa mencapai 85%. Metode lain seperti tes hemoglobin terglikasi dan toleransi glukosa oral masing-masing memiliki tingkat keberhasilan diagnosa mencapai 91% dan 92%.

Dalam pengujian ini, para relawan hanya diminta merekam suara mereka sebanyak 6 kali sehari selama dua minggu. Mereka merekam frasa tertentu selama enam hingga sepuluh detik dan memberikan informasi tertulis seperti usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan mereka.

Baca Juga  Samsung Perkenalkan Galaxy AI, Fitur Canggih Gratis Hingga 2025

Hasil penelitian menunjukkan hasil yang menggembirakan. Aplikasi ini mampu mendeteksi diabetes dengan tingkat keberhasilan sebesar 89% untuk wanita dan 86% untuk pria hanya dari rekaman suara berdurasi singkat. Penggunaan sensor suara dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam smartphone memungkinkan analisis suara, termasuk nada dan intensitas suara, dan mengkategorikannya dalam 14 kategori default selama dua minggu penelitian.

Menurut para peneliti, dalam dua minggu ini, suara para relawan cenderung menjadi lebih halus, meskipun telinga manusia tidak dapat mendengarnya secara langsung.

Penemuan ini menjanjikan dan sangat berpotensi untuk digunakan sebagai alat skrining digital yang mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat luas. Semoga penelitian ini terus didukung dan berkembang untuk memberikan manfaat bagi banyak orang.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *