Giat Warisan Tambang Batu Bara Ombilin
Gelanggang Arang Sampai di Zona B Nagari Batu Taba

Tanah Datar, fajarharapan.id – Setelah Unesco menobatkan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto sebagai bagian dari Cagar Budaya warisan dunia, pihak Warisan Tambang Batu Taba Ombilin Sawah Lunto (WTBOS) terus melakukan giat kebudayaan keseluruh daerah zona yang menjadi bagian dari Tambang Batu Bara Ombilin.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III, Usri, SS, M.Si di Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar yang merupakan Zona III wilayah Tambang Ombilin, Rabu (22/11) mengatakan giat pertunjukan kebudayaan ini terus dilaksanakan di titik-titik wilayah yang menjadi zona Tambang Ombilin.

Hadir pada acara pembukaan Gelanggang Arang di Nagari Baru Taba tersebut Bupati Tanah Datar yang diwakili Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Ariswandi, kepala dinas Kebudayaan Sumbar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman, Sawah Lunto, Padang Wali Nagari Batu Taba, Ketua KAN Batu Taba, Basrizal Dt. Pangulu Basa.

Dikatakan bahwa kegiatan pertunjukan berbagai seni budaya ini diselenggarakan sebagai motivasi untuk menggiatkan WTBOS melestarikan warisan budaya, perlindungan dan ketahanan budaya.

Baca Juga  Rakor Penyaluran Pupuk Bersubsidi Bupati : Komunikasi Bank Mandiri Diperbaiki dengan Pihak Kios Pupuk Bersubsidi

Pada acara tersebut di Nagari Batu Taba diselenggarakan pertunjukan berbagai kesenian berupa pemutaran film, pameran, permainan tradisional, penampilan kesenian, tari piring badarai, pertunjukan Silek Langkah Ampek, saluang, selawat dulang dan rabab bagi masyarakat Batutaba yang menjadi daerah Zona B WTBOS.

Undri mengajak masyarakat di tujuh kabupaten dan kota yang menjadi lokasi Zona WTBOS menggiatkan motifasi ekosistim antisipasi kebudayaan Tambang Batubara dengan pengembangan pemeliharaan warisan Budaya.

Sementara itu Bupati Tanah Datar yang diwakili Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Ariswandi yang membuka acara tersebut mengatakan secara historis Tanah Datar adalah masuk dalam jalur kereta api warisan TBO Sawahlunto yang saat ini sudah warisan dunia atau UNESCO.

Dikatakan bahwa, kegiatan ini merupakan suatu upaya untuk mendorong kembali bangkitnya berbagai aktivitas sosial budaya dan sosial ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga  TIm WHO Kemenag Tanah Datar Melakukan Giat Kampanye di Tiga Titik Dalam Kabupaten Tanah Datar

“Ke depan kita berharap bangkitnya kesadaran anak nagari untuk merawat dan melestarikan berbagai tradisi budaya di nagari,” harapnya.

Bupati berharap, dengan adanya kegiatan Galanggang Arang ini, nagari selain mengeksplor budaya lokal yang ada juga mengeksplor potensi UMKM yang ada di Nagari.

Selain itu, Bupati mengharapkan melalui kegiatan tersebut akan mampu menjadi sarana pewarisan sejarah dan sebagai penyampaian informasi kepada generasi-generasi sekarang bahwa di daerah Tanah Datar pernah dilalui oleh lintasan kereta api yang membawa hasil tambang dari Sawahlunto ke kota Padang.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Batutaba, Basrizal Dt. Pangulu Basa menyatakan, bagari Batu Taba merupakan bagian dalam jalur kereta api warisan TBO Sawahlunto yang saat ini sudah warisan dunia yang perlu disemangati dalam rangka memberdayakan potensi yang ada untuk mempertahankan budaya yang dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Veri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *