Protes Aktivis Terhadap Direktur RSUD M.H. A.Thalib: Pelayanan Buruk dan Tuntutan Perbaikan

Sungai Penuh, FajarHarapan.id – Keluhan dari masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi terkait pelayanan buruk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MHA Thalib Sungai Penuh terus meningkat.

Beberapa bulan terakhir, pasien-pasien terpaksa meninggalkan RSUD MHAT Sungai Penuh karena masalah yang mereka alami selama perawatan. Dari kekurangan obat hingga tidak adanya layanan rontgen selama dua, tiga bulan terakhir. Beberapa pasien bahkan meminta dirujuk ke Padang, Sumbar.

Salah satu keluarga pasien mengungkapkan kekecewaannya, “Sudah hampir dua bulan tidak ada obat dan rontgen. Pasien baru dan pasien bedah sangat membutuhkan rontgen, nyawa mereka tergantung pada itu. Bagaimana dokter bisa mendiagnosa tanpa rontgen di rumah sakit ini?,” tanyanya, Senin, (18/3).

Baca Juga  Warga Kota Sungai Penuh Berjuang Melawan Ancaman Banjir Berkepanjangan

Direktur RSUD Kota Sungai Penuh, Dr. Iwan Suwindra, menjelaskan bahwa perbaikan sedang dilakukan karena ada peralatan yang harus diganti. “Rontgen hanya sebagai alat bantu diagnosa. Mengenai obat, sesuai dengan prosedur rumah sakit akan segera diganti,” ujarnya.

Baca Juga  Satu Lagi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Ditahan Jaksa

Di sisi lain, aktivis Gempur Kerinci Sungai Penuh, Miko Adri, mengumumkan rencana aksi demo untuk menuntut perbaikan pelayanan dan dugaan korupsi di RSUD Mayjend H.A Thalib Kerinci yang merugikan masyarakat. “Pelayanan RSUD ini sudah menjadi keluhan masyarakat sejak lama. Kita perlu aksi agar ada perbaikan dan pelayanan yang baik,” sebutnya. (al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *