Sumbar  

Gubernur Mahyeldi Ungkap Peran Sentral Penyuluh untuk Pengembangan Pertanian Sumbar

Padang, fajarharapan.id — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menyebut sektor pertanian memiliki peran besar untuk perekonomian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), hal itulah yang mendasari pihaknya memberi perhatian besar untuk sektor itu.

“Seperempat dari struktur perekonomian Sumbar itu ditopang oleh unit usaha pertanian. Itu makanya kita harus serius untuk sektor ini,” tegas Mahyeldi saat membuka Rakor Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian Prov. Sumbar di Hotel Pangeran Beach Padang, Senin (17/7/2023).

Lebih lanjut ia menerangkan, ada empat usaha pertanian yang menjadi penopang Struktur ekonomi Sumbar, adapun rinciannya adalah sebagai berikut pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan.

Baca Juga  Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran, Buya Mahyeldi Berikan Bantuan ke Keluarga Prajurit Satgas Pamtas Papua Asal Yonif 133/Yudha Sakti.

“Keempat usaha pertanian itu, tersebar hampir di setiap kabupaten/kota di Sumbar dan menjadi mata pencaharian utama bagi mayoritas masyarakat,” ungkap Mahyeldi.

Untuk pengembangannya, menurut Mahyeldi perlu dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, terutama di tingkat lapangan (Penyuluh Pertanian) untuk mendorong pengembangan sektor pertanian yang saat ini menjadi fokus dari Pemprov Sumbar.

Baca Juga  DLH Solok Targetkan Proklim di Dua Kelurahan

“Maka dari itu, Penyuluhan merupakan garda terdepan dalam membangun manusia pertanian,” tukasnya.

Agar percepatan dan pengembangan sektor pertanian itu bisa dihadirkan, Gubernur Mahyeldi menilai perlu ada penambahan tenaga penyuluhan di Sumbar, mengingat tahun 2023 hingga 2024 ini akan banyak tenaga Penyuluh Pertanian yang memasuki masa pensiun.

Ia mengaku, akan mengusulkan formasi itu kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PAN & RB pada pembukaan formasi CPNS tahun depan. (Adpsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *