Sport  

Shin Tae-yong: Ketegasan Terhadap Pemain Indisipliner di Timnas

Shin Tae-yong
Shin Tae-yong

Jakarta – Empat pemain Timnas Indonesia yang tidak lagi dipanggil oleh Shin Tae-yong karena masalah disiplin akan dibahas. Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang tegas.

Saat ada pemain yang melakukan pelanggaran disiplin, pelatih berusia 53 tahun tersebut tidak ragu untuk mencoret pemain tersebut. Bahkan, pemain yang dicoret biasanya tidak akan dipanggil lagi oleh Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Bek Ipswich Town, Elkan Baggott, berpotensi menjadi pemain berikutnya yang masuk daftar tersebut. Setiap kali ditanya mengapa Elkan Baggott tidak dipanggil ke Timnas Indonesia, Shin Tae-yong selalu meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada bek berusia 21 tahun itu.

“Masalah Elkan mungkin langsung tanyakan saja kepada Elkan. Mungkin Elkan yang lebih tahu,” kata Shin Tae-yong kepada media, termasuk MNC Portal Indonesia di Jakarta, Selasa 28 Mei 2024.

Diduga, Shin Tae-yong tidak memanggil Elkan Baggott karena kecewa dengan responsnya yang tidak memenuhi panggilan PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea U-23 di playoff Olimpiade Paris 2024. Lantas, siapa saja pemain yang menjadi korban ketegasan Shin Tae-yong?

4.Ramai Rumakiek

Ramai Rumakiek adalah pemain andalan Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 dan Piala AFF 2020. Namun, ketika dipanggil jelang SEA Games 2021, pemain sayap dari Persipura Jayapura ini tidak memberikan respons.

Baca Juga  China Dominasi Dunia Bulutangkis dengan Meraih Gelar Juara Piala Sudirman 2023

“Rumakiek tidak bisa main di SEA Games. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan, tetapi dia tidak merespons sama sekali, jadi saya harus memberikan sanksi kepada Rumakiek,” kata Shin Tae-yong mengutip dari laman PSSI.

3.Osvaldo Haay

Osvaldo Haay dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk persiapan jelang pertandingan Timnas Indonesia melawan Taiwan di playoff Piala Asia 2023. Namun, karena hingga batas waktu yang ditentukan belum bergabung, mantan pemain Persija Jakarta ini dicoret oleh Shin Tae-yong.

“Saya tidak memanggil lagi Osvaldo karena dia tidak mau bergabung saat pemusatan latihan yang dimulai tanggal 19 September lalu. Dia bilang sakit, namun tidak ada pemberitahuan ke saya. Pemain harus memiliki tanggung jawab dan disiplin tinggi, apalagi ini pemanggilan Timnas Indonesia,” kata Shin Tae-yong.

2.Nurhidayat Haji Haris

Nurhidayat dibawa oleh Shin Tae-yong ke Dubai sebagai persiapan Timnas Indonesia tampil di tiga laga pamungkas babak kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Namun, ketika berada di Dubai, pemain belakang ini melakukan pelanggaran disiplin.

Baca Juga  Shin Tae-yong Bangga dengan Semangat Timnas Indonesia yang Menang Atas Vietnam

“Kami berharap dia (Nurhidayat) bisa mengubah mentalitasnya. Nurhidayat masih muda dan mempunyai prospek ke depan,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, pada 2 Juni 2021.

1.Rifad Marasabessy

Terakhir ada Rifad Marasabessy. Mantan pemain Borneo FC ini sebenarnya datang ke pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dipersiapkan menghadapi Taiwan di playoff Piala Asia 2023 pada September 2021. Namun, karena datang melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, Shin Tae-yong tidak segan mencoret pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini.

“Rifad datang melebihi waktu yang telah ditentukan untuk berkumpul di hotel. Ia tidak memberitahu saya alasan keterlambatannya. Karena itu, saya mengeluarkannya dari pemusatan latihan,” kata Shin Tae-yong mengutip dari laman resmi PSSI.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *