Sport  

Fabio Di Giannantonio Sulit Salip Jorge Martin di MotoGP Qatar, Tapi Raih Kemenangan di Balapan Utama

Jorge Martin sulit dilewati Fabio Di Giannantonio dalam sprint race MotoGP Qatar 2023.
Jorge Martin sulit dilewati Fabio Di Giannantonio dalam sprint race MotoGP Qatar 2023

Doha – Pembalap Gresini Ducati, Fabio Di Giannantonio, mengakui mengalami kesulitan dalam mencoba menyalip Jorge Martin pada sesi sprint race MotoGP Qatar 2023 di Sirkuit Lusail beberapa waktu lalu. Meskipun start awalnya kurang baik dan harus merosot dari peringkat kedua ke keenam, Di Giannantonio berhasil kembali ke posisi depan, tetapi menghadapi kendala saat berhadapan dengan Martin.

“Saya berusaha keras. Sejujurnya, awal saya sangat buruk. Saya benar-benar membuat kesalahan dan kemudian saya mengalami masalah dengan perangkat depan yang tidak menyala selama setengah putaran,” ungkap Di Giannantonio, menyoroti tantangan yang dihadapinya dalam balapan tersebut.

Meski kesulitan menyalip Martin di sprint race, Di Giannantonio tak menyerah. Pada balapan utama keesokan harinya, ia tampil gemilang dan meraih kemenangan pertamanya dalam karirnya di kelas premier. Dalam balapan yang berlangsung pada Minggu, 19 November 2023, Di Giannantonio mencatatkan waktu 41 menit 43 detik, mengungguli Francesco Bagnaia dan Luca Marini.

Baca Juga  Ondrej Kudela, Pemain Persija, Rindu Bersama Slavia Praha di 'Derby Malam Tahun Baru

“Saya melakukan pekerjaan dengan baik. Saya bertarung dengan para pemain dan bersenang-senang. Kemudian saya mencoba mengejar Jorge tetapi dia melakukan tugasnya dengan baik,” tambahnya.

Meski demikian, kemenangan ini tidak cukup untuk menaikkan posisi Di Giannantonio di klasemen. Meskipun berada di peringkat 12, ia masih tertinggal lebih dari 30 poin untuk masuk ke peringkat 10 besar.

Sementara itu, Jorge Martin, yang tampil dominan di sesi sprint race, mengalami penurunan performa di balapan utama. Martin hanya mampu finis di posisi kesepuluh, memperbesar defisitnya dari Francesco Bagnaia dalam perebutan gelar juara MotoGP 2023. Martin saat ini mengalami defisit 21 poin dari Bagnaia, dengan satu balapan tersisa di Valencia. Peluangnya untuk menjadi juara semakin kecil, namun persaingan yang ketat tetap mempertahankan ketegangan di kejuaraan.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *