Solsel  

Bencana Galodo di KPGD, Pemkab Solsel Drop Alat Berat

Solsel, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menanggapi langsung penyelesaian masalah galodo di Sungai Manau, Nagari Pakan Rabaa Utara dengan mengutus alat berat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas di sela-sela penyerahan Bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (BP-CBP) di Pasar Sungai Kalu, Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan KPGD, Rabu (5/6/2024) siang.

“Terkait bencana kemarin yang disampaikan oleh Pak Wali Nagari, selagi ada alat berat yang bisa digunakan, langsung kita selesaikan. Alat milik pemerintah yang akan dipakai untuk memperbaiki infrastruktur di Solok Selatan semaksimal mungkin,” kata Bupati.

Menurutnya, penyediaan alat berat ini merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Dirinya juga mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan, baik dari tingkat nagari hingga tingkat OPD, yakni BPBD dan Dinas Sosial untuk bergerak cepat dalam penanaggulangan bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Padang Aro Sibuk, Ade Kurnia Zelli Targetkan Selesai Pelipatan Surat Suara dalam 10 Hari

Sebelumnya, Wali Nagari Pakan Rabaa Utara Gusparizal menyampaikan bahwa warga di Mudiak Sungai Manau saat ini masih belum dapat kembali bertani pasca galodo yang terjadi di wilayah tersebut.

Galodo ini telah membawa material berupa batu-batuan besar yang hanyut hingga ke jalur irigasi dan lahan pertanian warga.

Adapun dalam penyerahan bantuan beras ini, di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh diserahkan bantuan kepada sebanyak 2.268 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total 12.105 KPM di Solok Selatan. Ini merupakan bantuan tahap kedua yang diserahkan tahun ini untuk periode April-Juni 2024.

Baca Juga  Pemkab Solsel CFD di Sangir Batang Hari, Sekaligus Penyaluran Bantuan BASNas

Khairunas mengharapkan agar bantuan yang diserahkan kali ini bisa mengurangi beban masyarakat. Terlebih tujuan bantuan ini diberikan oleh pemerintah pusat adalah dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat dan pengendalian infasi.

Bersama dengan penyerahan beras ini, Pemerintah Kabupaten juga menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat. (rilis/sdw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *