Solsel  

Kadisdukcapil Mengaku Grogi Ikut Mewakili Solok Selatan MTQ ke-40 Sumbar Cabang Tartil Eksekutif

Padang Aro, fajarharapan.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Solok Selatan, Hamudis merasa grogi ketika tampil sebagai kafilah dalam sala satu cabang pada lomba MTQ XL Sumbar di Masjid Al Affuw Mako Polres setempat, Jumat (15/12/2023).

Hamudis mengikuti lomba dalam cabang Tartil Eksekutif mewakili daerah Sarantau Sasurambi itu. Ia berusaha semaksimal mungkin tampil lebih baik dan bersaing dengan perwakilan eksekutif Kabupaten/Kota se-Sumbar.

“Ini sesuatu hal yang luar biasa bagi saya bisa tampil pada MTQ Nasional Tingkat Sumbar ini. Tapi, ketika saya berada dipanggung memang sedikit mengalami nervous atau grogi,” ujar Hamudis usai tampil.

Menurutnya dengan kondisi sudah lama tidak mengulang bacaan Al-Qur’an dan tampil secara instan pada even akbar tingkat provinsi ini. Memang banyak yang harus diperbaiki dalam bacaan, terutama dalam mengatur pernafasan saat tampil.

“Sebab berbeda gezahnya tampil pada saat seleksi tim kabupaten dengan tampil pada ajang resmi tingkat Provinsi Sumbar. Intinya, kalau ingin kembali mewakili Kabupaten Solsel ini, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap harinya di kantor, sehingga ketika tampil tidak canggung. Bagaimana ayat suci ini mampu mendarah daging bagi kita,” terangnya.

Baca Juga  Karyawan PT Mitra Kerinci Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Selidiki Kasusnya

Hamudis mengakui, sebelumnya sudah mempersiapkan diri maksimal dan matang.
Setelah tampil masih ada demam panggung dirasakannya. Ini menandakan tingkat sakralnya bacaan ayat suci Alquran itu sangat tinggi.

Ini menandakan bahwa Alquran itu harus terus di baca supaya lancar dan mudah dipahami. Dan ketika ada perlombaan eksekutif seperti saat ini, tentunya akan memudahkan jalan dalam pelaksanaan Cabang Tartil Eksekutif yang sedang berlangsung.

“Ketika saya membacakan surat Az- Zumar ayat 53 sampai ayat 61, pernafasan suara saya ada yang tidak sampai. Ini saya rasakan saat tampil,” terangnya.

Padahal, ayat yang sudah dihafalnya itu jadi makrak atau ketika dibaca hilang hafalan itu. Tidak sesempurna ketika mempersiapkan diri sebelum tampil di pentas Cabang Lomba Tartil Eksekutif.
Dia berpesan kepada seluruh Dinas, Badan dan Kantor, untuk bisa mungkin ada upaya membaca Alquran di Kantor sesibuk apapun.
.
“Kehadiran saya di panggung Cabang Tartil Eksekutif hasil dari seleksi seluruh Kepala OPD di Pemkab Solok Selatan oleh Tim Kemenag Solsel dan tim Kesra Sekretariat Pemkab Solsel,” ulasnya.
.
Jumlah seluruh Peserta Cabang Lomba Kitab Standar di Masjid Al Afuuw sebanyak 29 orang dan Cabang Tartil Eksekutif 16 peserta se Sumbar. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *