Sawahlunto Internasional Music Festival 2023 Siap Guncang Taman Silo Sabtu Mendatang

Sawahlunto, fajarharapan.id – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto kembali bangkitkan gairah pesona kota tua dengan mengadakan iven Sawahlunto Internasional Music Festival atau biasa disebut SIMFes di Taman Silo Kota Sawahlunto pada Sabtu 21 Oktober 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, Adri Yusman melalui Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif, Meldi Hidayah Marta, menyampaikan bahwa iven yang biasa diadakan setiap tahun ini bernama SIMFes dan Sarjanaria.

SIMFes adalah sebuah festival musik tahunan di Sawahlunto yang sudah diadakan sejak 2010. Tahun ini menandai satu dekade SIMFes dan rencananya akan ada sesuatu yang baru, yaitu kolaborasi dengan Sarjanaria.

Sarjanaria adalah diskusi musik dan ekonomi kreatif yang sasaran utamanya adalah mahasiswa. Temanya akan merentang luas, dari musik hingga film, sampai perkara membuat tur dan pembiayaan acara; tapi tetap dalam koridor ekonomi kreatif.

“Sarjanaria ini bentuknya diskusi, dengan audiens-nya, ada mahasiswa dari ISI (Institut Seni Indonesia-red), UNP dan Even Organizer yang di Padang, dan kami juga mengundang Dinas Pariwisata se-Sumbar serta narasumbernya dari Jakarta,” ujar Marta, Selasa (17/10/2023) diruang kerjanya.

Salah satu narasumber itu, kata Marta, adalah Anas Syahrul Alimi selaku CEO Rajawali Indonesia atau yang mengadakan iven Prambanan Jazz Festival, MocoSik Festival, JogjaROCKarta, serta promotor di Borobudur Symphony.

Selanjutnya, Bakkar Wibowo yang juga merupakan rekan satu tim dari Anas Syahrul Alimi. Lalu ada Nurat Wibisono seorang penulis dan redaktur dari tirto.id. Hingga Ferry Dermawan yang membuat iven Djakarta Artmosphere atau dikenal dengan Joyland Festival.

Baca Juga  Mendagri Tunjuk Dr. Zefnihan sebagai Penjabat Wali Kota Sawahlunto

SIMFes 2023 ini masuk dalam kalender iven Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dengan agenda kegiatan Sabtu mendatang, selepas salat Zuhur dilaksanakan diskusi bersama narasumber dan musik festivalnya dilaksanakan usai salat Isya.

“Selama penyelenggaraan SIMFes 2023, penyelenggara berkomitmen untuk ikut membangun industri kreatif lokal sehingga selama penyelenggaran berlangsung penyelenggara semaksimal mungkin untuk menyerap dan melibatkan pelaku usaha di Kota Sawahlunto seperti Akomodasi, Transportasi, Konsumsi, Seniman hingga penggunaan warga Sawahlunto sebagai struktur panitia,” sambung Marta.

Berikut musisi mancanegara yang bakal meramaikan SIMFes 2023, Pauline Magus (Rusia), Dmitry Soul (Rusia), Anello Capuano (Italia) dan Tomoca Oboe (Japan). Diramaikan juga oleh musisi lokal seperti Deredia, Uria Novita, Minangka, Lhorjhu serta kelompok seni Kota Sawahlunto.

“Besar harapan kami dengan seringnya diadakan iven di Kota Sawahlunto, dapat menarik minat pengunjung pariwisata untuk datang ke Sawahlunto pasca covid. Kalau hanya mengandalkan objek-objek wisata, tidak ada iven, ya tidak datang orang ke Sawahlunto,” harapnya kemudian.

Selanjutnya, “kita juga mengundang Bob Wardhana selaku project manager dari kedutaan Belanda yang membidangi kebudayaan, dengan harapan tahun depan, Bob Wardhana yang akan membawa pemusik ke Sawahlunto,” tandasnya.

Beberapa komentar dari tokoh-tokoh terkait SIMFes;
“SIMFes merupakan perpaduan sempurna dari sebuah Heritage City yang indah, Musik yang menggelora dan kehangatan interaksi antara musisi dengan penonton. Itulah mengapa SIMFes selalu ditunggu dan dipadati penikmat musik setiap tahunnya.” Dr. Ir, Arief Yahya, M.Sc – Mantan Menteri Pariwisata Indonesia.

Baca Juga  Peringati Hari Bakti Adhyaksa, Sawahlunto Adakan Operasi Pasar Murah

“Bagi pemuda di Kota Sawahlunto SIMFes itu adalah soal kesetaraan dan pemerataan, karna bagi mereka panggung simfes ibarat sebatang lilin yang mereka nantikan setiap tahunnya. Karena ketika mereka berdiri dipanggung SIMFes, disitu mereka merasakan kesetaraan dengan dengan daerah dan bahkan negara manapun.” Drs, Luhur Budianda – Kadis Pariwisata Provinsi Sumatera Barat.

“Musik adalah bahasa universal yang diterima semua kalangan. Maka untuk itu, Simfes hadir di Sawahlunto untuk menyatukan musisi mancanegara dan juga sebagai corong promosi pariwisata kota ini menuju misi kita menjadikan Sawahlunto sebagai kota wisata tambang yang berbudaya.” Ir. H. Amran Nur – Bapak Pembangunan Kota Sawahlunto.

“SIMFes memberikan sebuah pengalaman menarik dari sebuah pertunjukan musik, karena dengan culture dan landscape arsitekturnya yang unik dan beragam, sehingga menimbulkan kenangan baik dan menyenangkan.” Leana Rachael – Musisi dari U.S.A.

“Saya cukup terkesima ketika pertama kali menginjakan kaki di kota ini, pertama karena keindahan alam dan daya tarik sejarah yang ada dikota ini dan kedua karena adanya festival seperti ini (SIMFes).” Rudolf Dethu – Penulis dan Penggiat Musik Nasional.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *