Kemenag RI Gandeng Band Gigi dan Padi “Ngabuburit” di Pesantren Leteh Rembang

Rembang, fajarharapan.id – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan, memasuki pertengahan bulan Ramadan 1445 H, Kementerian Agama mengegelar konser ‘Ngabuburit’ bersama Band GiGI dan Band Padi di pesantren Raudlatut Thalibin. Leteh Rembang

Acara Ngabuburit Peace Santren dengan tema “Menjunjung Kedamaian” bersama pentolan pentolan band Ibu Kota ternama tersebut dilaksanakan di Alun alun Rembang, dimulai pada pukul 15.30 WIB.

“ Di Bulan Ramadhan nanti, GIGI dan Kemenag akan ngabuburit di beberapa pesantren sambil mendinginkan suasana pasca kontestasi politik,” ungkap Gus Yaqout, Sabtu (30/3/2024) sore.

Dia menyebutkan, ketika orde baru berkuasa, dirinya menyenangi lagu-lagu GIGI. Menghentak tapi tetap romantis. Belakangan, beberapa lagu religi juga dinyanyikan. Tentang Tuhan, dunia, akherat dan ketakberdayaan manusia dihadapanNya.

“Kini, bukan hanya masih menyenangi, tetapi juga bersahabat. Sekarang, GIGI dan Padi kembali menghentak dan saya senang bisa menikmatinya lagi. Kang Arman Maulana, Bli Dewa Budjana, Gusti Hendy dan Thomas Ramadhan tampil prima dan nyanyian lagu lagu Padi,”ucapnya.

Seperti kita ketahui, Gigi adalah grup musik pop rock Indonesia. Gigi dibentuk oleh Dewa Budjana. Pada awalnya grup musik ini terdiri atas Dewa Budjana sebagai gitaris, Thomas Ramdhan sebagai bassis, Armand Maulana sebagai vokalis, Ronald Fristianto sebagai drummer, dan Aria Baron sebagai gitaris.

Tanggal 22 Maret 1994. Ada cerita bahwa 2 tahun sebelumnya, Dewa Budjana sudah menyimpan keinginan untuk membentuk sebuah band dengan dua pemain gitar.

Baca Juga  2 Wisata Rembang Paling Hits, Wisata Sejarah dan Religi

Keinginan tersebut terwujud dengan terbentuknya Gigi. Sebelum bergabung dalam jajaran Gigi, Budjana (gitar), Thomas (bass), Armand (vokal), Ronald (drum) dan Baron (gitar) sudah terlebih dahulu malang-melintang di musik Indonesia,” sanjung Menteri Agama RI Gus Yaqut

Kelimanya menceburkan diri ke kolam kreativitas yang sama, tempat mereka harus mengolah daya cipta dan menyelaraskan gaya bermusik. Saling-taut nalar dan rasa tidak tercipta dengan segera.

Album pertama yang mereka lahirkan menjadi saksi betapa masing-masing personel masih bermain menuruti kata hatinya sendiri-sendiri. Warna musik yang mereka usung masih belum terang dan jernih betul dan band Gigi resmi dibentuk di Jakarta.

Nama Gigi sendiri muncul setelah para personelnya tertawa melihat gigi depan Ronald patah. Dengan latar belakang musik yang beda-beda, mereka menggabungkannya ke dalam satu musik yang menjadi ciri khas Gigi,” kenangnya

Sementara itu Mochamad Hanies Cholil Barro, sering disapa Gus Hanies yang juga Wakil Bupati Rembang mengungkapkan sebenarnya kita selama ini tidak pernah secara langsung mengajarkan soal bagaiman perdamaian, bagaimana harus hidup berdampingan damai tapi langsung dipraktekkan.

“Jadi karena kita di perkotaan, pesantren kita ini, secara sosial masyarakat berdekatan atau bertentangga dengan kawan muslim atau dari keluarga non muslim,” ucap wakil Bupati Rembang Gus Hanies

Baca Juga  Pasar Pagi Dermaga Tasik Agung Rembang, Pedagang Laris Manis

Sejauh ini dan selama ini mereka selalu hidup berdampingan, hidup damai. Santri tidak pernah kita ajarkan secara langsung tapi santri justru mencontoh bagaimana kehidupan masyarakat kita di sekitar pesantren ini, damai dan menghargai toleransi.

Salah satu tokoh yang juga mewakili masyarakat Gus Thomas yang sering di sapa Gus Ramdan mengungkapkan terimakasih sudah mengadakan acara seperti ini. Dengan tujuan untuk hal-hal damai kalau dari kacamata saya, saat ini bukan di pondok kami atau di pesantren. Ini bener- bener umum.

Saya yakin banget kalau kalian itu saling kenal sebetulnya tapi bisa bersatu tanpa kalian datang dari arah mana hingga ada disini. Buat saya, itu salah satu bentuk bahwa kalian itu sebetulnya kan menginginkan sesuatu yang damai,”tuturnya

Salah satu pemuda yang ngefans berat vokalis band Gigi, bernama Devan jauh jauh datang dari Jepara hanya untuk melihat grup band kesayangannya Band Gigi.

Devan jebolan santri dari pondok pesantren Raudhatut Tholibin Leteh tahun 2018-2022. Bahkan ia membawa plat nomor sepeda motor orang tuanya yang dipakai waktu kuliah dengan huruf E 6161 E.

Ia dengan bangganya memberikan satu pertanyaan kepada vokalis grup Band Gigi Arman Maulana. Kemudian Arman pun menjawab pertanyaan yang disampaikan Devan tersebut.(putra/romadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *