2 Wisata Rembang Paling Hits, Wisata Sejarah dan Religi

Rembang,fajarharapan.id – Wisata Rembang bisa menjadi alternatif yang sangat menyenangkan untuk dikunjugi. Rembang merupakan sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Jawa tengah, tepatnya di pesisir pantai utara Jawa. Berada di pesisir pantai membuat banyak destinasi berupa pantai di sini.

Ada beberapa destinasi wisata pantai yang bisa dikunjungi di Rembang. Selain pantai, wisatawan juga ditawarkan dengan destinasi yang sarat akan nilai sejarah. Rembang dikenal sebagai kota peninggalan dari tokoh pahlawan RA Kartini dan Sunan Bonang.

Wisata Rembang terdiri dari alam yang indah dan destinasi bersejarah. Jadi, tidak hanya bisa menikmati keindahan alamnya, namun juga belajar tentang sejarah dan mengabadikannya dengan mengambil gambar.

Berikut fajarharapan.id merangkum dari berbagai sumber, Minggu (21/1/2024) tentang wisata Rembang. Ada wisata Sejarah dan Religi

Makam Raden Ajeng Kartini

Wisata Rembang berikut adalah Makam Raden Ajeng Kartini. Makam Kartini ini terletak di Desa Bulu yang memiliki jarak tempuh sekitar 17,5 kilometer dari kota Rembang. Makam ini memang sudah lama dijadikan sebagai tempat wisata Rembang untuk berziarah.

Selain makam Kartini, di kompleks makam tersebut juga terdapat makam keluarga Mantan Bupati Rembang, Djojo Adiningrat dan Putra RA Kartini satu-satunya, yaitu RM Soesalit.

Selain berziarah, juga bisa membeli beberapa buah tangan yang dijajakan oleh pedagang yang menjual pernak-pernik tentang RA Kartini. Fasilitas yang tersedia di komplek pemakaman ini juga sangat memadai seperti toilet dan masjid.

Baca Juga  Ratusan Kelompok Tani di Rembang Dapat Bantuan Alsintan Hingga Bibit

Museum Raden Ajeng Kartini

Di Museum RA Kartini kita bisa banyak belajar tentang pahlawan yang sangat berjasa bagi kaum perempuan Indonesia ini. Museum RA Kartini ini cocok untuk napak tilas mengenang jasa-jasanya. Di sini kita bisa melihat berbagai macam peninggalan yang pernah digunakan oleh RA Kartini semasa hidupnya.

Bangunan yang dijadikan museum ini juga merupakan rumah milik keluarga RA Kartini yang tentunya merupakan saksi bisu perjuangan beliau. Apabila tertarik mengunjungi Museum Kartini ini, bisa langsung menuju ke Daerah Kutoharjo, Rembang, Jawa Tengah.

Makam Sunan Bonang

Sunan Bonang merupakan satu dari Sembilan wali yang sangat berjasa dalam proses penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Makam Sunan Bonang yang terletak di sebelah timur kota Rembang, tepatnya di Desa Bonang, Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Sejarah Sunan Bonang adalah salah satu kisah yang memiliki peran penting terhadap penyebaran Islam di Indonesia. Sunan Bonang termasuk ke dalam Wali Songo atau sembilan wali yang berdakwah di Indonesia dengan caranya masing-masing.

Wali Songo terdiri dari Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Sunan Giri, Sunan Drajad, Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati. Kisah Wali Songo ini tercatat dalam buku-buku sejarah.

Lalu, siapakah Sunan Bonang? Bagaimana kiprahnya dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia?

Baca Juga  Anies Baswedan Kunjungi Posko Relawan di Sumbergirang, Rembang

Sejarah Sunan Bonang Singkat

Raden Makdum Ibrahim, yang juga dikenal sebagai Sunan Bonang, adalah seorang ulama yang menjadi bagian dari Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Jawa pada abad ke-14 Masehi.

Selain sebagai ulama, Sunan Bonang juga dikenal sebagai seorang seniman yang memanfaatkan berbagai alat seni, termasuk gamelan, dan memiliki keahlian dalam karya sastra.

Sunan Bonang terkenal karena menciptakan jenis gamelan bonang. Inilah asal usul julukan “Sunan Bonang” yang diberikan kepada Raden Makdum Ibrahim.

Raden Makdum Ibrahim adalah putra keempat dari Sunan Ampel, pendiri Pesantren Ampel Denta, dan Nyai Ageng Manila, putri Bupati Tuban, Arya Teja. Sunan Bonang lahir pada 1465 M di Surabaya dan tumbuh di keluarga yang taat beragama.

Selain berziarah, di sini juga bisa membeli beraneka raga, oleh-oleh berbentuk ikan asin yang dijajakan oleh masyarakat sekitar. (aziz/putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *