Sekdako Rida Ananda Tinjau Langsung Kebakaran Di Padang Tinggi Piliang

Payakumbuh, fajarharapan.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh Rida Ananda meninjau langsung korban kebakaran di Kelurahan Padang Tinggi Piliang Kecamatan Payakumbuh Barat yang melahap satu rumah kayu dan tiga kontrakan, Kamis (30/11/2023).

Kebakaran diinformasikan kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Payakumbuh oleh masyarakar sekitar pukul 16.20 WIB dan armada langsung bergerak dan penanganan diselesaikan pukul 17.50 WIB.

Dalam pemadaman diturunkan tujuh unit mobil pemadam, empat unit dari Kota Payakumbuh dan tiga unit Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan sesuai arahan Pj Wako Payakumbuh Jasman, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh segera menurunkan bantuan awal bagi korban kebakaran.

“Untuk di awal ini tentu bantuannya seperti ketersediaan sandang pangan dan bagaimana memastikan tempat tinggal korban,” kata Rida, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga  Disdik Kota Payakumbuh Bersama Toko Bunda Salurkan Bantuan Pendidikan

Selanjutnya, sambung Rida, bagaimana nantinya Pemko Payakumbuh dapat memberikan bantuan untuk pembangunan tempat tinggal bagi korban.

“Ini bisa melalui swadaya kita bersama di Pemko Payakumbuh dan bantuan-bantuan dari pihak lain yang dapat kita inisiasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Rida juga mengapresiasi petugas Pemadam Kebakaran beserta unsur lainnya seperti TNI, Kepolisian, PLN, Satpol PP, Redkar, dan Dinas Perhubungan.

“Terimakasih kepada petugas damkar Kota Payakumbuh dan Lima Puluh Kota, Kepolisian, TNI, PLN, Satpol PP dan masyarakat,” ujarnya.

Rida mengatakan bahwa Pj Wako Payakumbuh, Sekda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan masyarakat akan melaksanakan gotong royong di rumah korban.

Selanjutnya Rida mengimbau agar masyarakat dapat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi yang dapat menyebabkan kebakaran.

Baca Juga  Pj Wako Rida : Atlet Juara PBFI Harus Fari Payakumbuh

“Hati-hati terkait kelistrikan. Sebelum keluar rumah pastikan dulu rumah yang ditinggalkan sudah aman seperti tidak ada lagi kompor yang hidup,” katanya.

Dia berharap ke depan tidak terjadi lagi kebakaran oleh sebab itu memang diperlukan peningkatan kewaspadaan dari masyarakat. (zik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *