Pasbar  

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Cairkan Bantuan Perbaikan 246 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa

Bantuan
Bupati Pasaman Barat Hamsuardi (peci putih) saat melepas tim verifikasi percepatan penanganan bantuan rumah rusak berat akibat gempa.

Pasbar – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) telah mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mencairkan bantuan untuk perbaikan 246 unit rumah yang rusak berat akibat gempa bumi, sementara 148 unit rumah masih dalam proses pencairan.

Bupati Pasbar, Hamsuardi, mengungkapkan kegembiraannya terkait perkembangan ini pada Rabu (13/9/2023). “Perkembangannya sangat bagus dan mudah-mudahan semua bantuan dapat dicairkan dengan cepat sesuai aturan yang ada,” kata Bupati Hamsuardi.

Pemerintah Kabupaten Pasbar terus melakukan upaya percepatan dalam proses verifikasi dan validasi terkait rumah-rumah warga yang terdampak gempa. Dari 1.111 data rumah rusak berat, sebanyak 394 unit di antaranya telah memasuki proses pencairan. Dari 394 unit tersebut, 246 unit sudah dicairkan 100 persen.

Sementara itu, 148 unit lainnya masih dalam proses pencairan, dengan keterangan bahwa 138 unit sudah ditetapkan sebagai rumah rusak berat dan siap untuk melakukan proses pencairan. Sedangkan 10 unit lainnya mengalami perubahan status karena mendapat bantuan dari sumber dana lain, dan 33 unit rumah menerima bantuan ganda.

Baca Juga  Aswandi Ditemukan Tewas, Diduga Diseret Buaya

Bupati Hamsuardi menyatakan, “Sebanyak 138 unit ini tinggal menunggu rencana anggaran biaya dari tim fasilitator, kita beri tenggang waktu 10 hari untuk selesai dibayarkan.”

Hasil verifikasi juga mengungkapkan bahwa 10 unit rumah mengalami perubahan status dari rusak berat menjadi rusak sedang, dan masyarakat akan diundang untuk diberikan informasi terkait perubahan ini.

Sementara 33 unit lainnya yang menerima bantuan ganda akan dikumpulkan data seperti nama, sumber bantuan, dan harus memenuhi persyaratan yang diminta.

Selanjutnya, dari 717 unit rumah yang telah diverifikasi oleh tim teknis di lapangan, sebanyak 504 unit rumah sudah dapat memulai proses pembangunan, sementara 209 unit lainnya tidak dapat dilakukan proses pembangunan karena penilaian status mereka menurun.

Adapun empat unit rumah belum diverifikasi oleh tim teknis lapangan. Tujuh unit rumah yang memulai pembangunan secara mandiri melalui reimbursement sudah selesai dalam proses pemberkasan dan pencairan.

Baca Juga  Sumbar Dukung Pertanian, Bantuan Ayam KUB untuk Pasbar

Bupati Hamsuardi menambahkan, “Dari 504 unit yang sudah bisa dimulai pembangunannya, kita beri tenggang waktu sekitar dua bulan.” Dari jumlah tersebut, 48 unit mendapat bantuan dari yayasan, perusahaan, atau organisasi lainnya. Empat unit yang belum diverifikasi terletak di Kecamatan Kinali dan satu di Kecamatan Pasaman.

Tim teknis terus berusaha mempercepat proses agar masyarakat dapat segera menerima bantuan yang telah dijanjikan.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *