Yang Melintasi Garis Titik Koordinat Khatulistiwa saat Titik Kulminasi Matahari akan Awet Muda, Benarkah?

Lubuk Sikaping, fajarharapan.id – Siapa pun yang melintasi garis titik koordinat khatulistiwa tepat pada saat terjadinya Titik Kulminasi Matahari di Equator Bonjol di Kabupaten Pasaman akan awet muda?

“Bahkan bisa membuat wajah orang tersebut jadi terlihat lebih muda 10 tahun,” demikian mitos tersebut disampaikan moderator acara dalam sesi hiburan pada puncak perayaan Titik Kulminasi Matahari dan perayaan Hari Meteorologi Dunia ke 74 di Bonjol.

Pada saat itu, Sabtu (23/3/2024), tepat pada pukul 12:26 WIB Matahari berada pada titik menit atau tepatnya di atas suatu lokasi di permukaan bumi.

Tampak hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahudin Uno bersama Audy Joinaldy Wakil Gubernur Sumatera Barat, Sekretaris BMKG RI dan Sabar AS Bupati Pasaman.

Kesemua pejabat tingkat pusat dan daerah itu tampak kompak melangkah bersama melintasi Garis titik koordinat Khatulistiwa Bonjol.

Baca Juga  Gaet Bapak Asuh, Upaya Menekan Angka Stunting di Pasaman

Mitos yang disampaikan moderator tadi
membuat Menteri Sandiaga Uno tampak tidak dapat menahan tawa saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut bersama Wagub Sumbar serta sekretaris BMKB RI dan Bupati Pasaman melangkahi sebuah garis yang merupakan titik Koordinat Garis Khatulistiwa itu

Sementara Bupati Pasaman Sabar AS mengatakan, Kabupaten Pasaman secara geo strategis merupakan daerah segitiga emas yang menjanjikan di masa depan.

“Kabupaten Pasaman berbatasan langsung dengan Provinsi Riau dan Sumatera Utara, serta dilalui jalur lintas Sumatera, untuk itu kedepan kita akan terus wujutkan Pasaman menjadi tujuan wisata,” ujar Bupati Sabar.

Selain itu, Bupati Sabar AS juga menggambarkan berbagai potensi yang dimiliki Pasaman seperti sektor perikanan dan pertanian yang akan terus ditingkatkan.

Baca Juga  Plt Bupati Pasaman Sabar AS Terima Penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatya Yodha

Selanjutnya Audy Leonardy Wakil Gubernur Sumatera Barat menyampaikan kebahagiaan dan kebanggaannya terkait perkembangan pariwisata di Kabupaten Pasaman, yang menurut nya kabupaten Pasaman merupakan daerah yang luar biasa dan unik. Dia mengharapkan sektor pariwisata di pasaman semakin bergerak.

Sementara itu Sandiaga Salahudin Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia meminta agar kecamatan Bonjol yang juga merupakan tanah kelahiran Tuanku Imam Bonjol ini dikemas untuk menjadi daya tarik yang lebih banyak mendatangkan wisatawan.

“Saya melihat Pasaman, khususnya kecamatan Bonjol ini, dikemas menjadi daya tarik yang lebih banyak lagi mendatangkan wisatawan. Tadi Storynomics Tourism nya itu adalah Tuanku Imam Bonjol, Sudah ada tari Korosal nya, sudah ada museum nya mari kita kembangkan ceritanya,” ungkap Sandiaga Uno.(spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *