Pemkab Pasaman Anggarkan Rp1,2 M untuk Beasiswa di 2024

Plt Bupati Pasaman Sabar AS memberi sambutan dalam peringatan HUT PGRI dan HGN ke-78 tingkat Kecamatan Rao Utara, Kamis (16/11/2023).
Plt Bupati Pasaman Sabar AS memberi sambutan dalam peringatan HUT PGRI dan HGN ke-78 tingkat Kecamatan Rao Utara, Kamis (16/11/2023).

Lubuk Sikaping, fajarharapan.id – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerinrah Kabupaten (Pemkab) Pasaman untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar kelak memiliki daya saing di tengah tingkat persaingan yang tajam.

Terbaru, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pasaman Sabar AS, pada tahun anggaran 2024 mendatang Pemkab Pasaman menganggarkan dana Rp1,2 miliar di APBD Pasanan untuk beasiswa bagi anak-anak dari kalangan yang kurang mampu.

“Dana sebesar itu khusus untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” ujar Sabar ketika memberi sambutan dalam peringatan HUT PGRI dan HGN ke-78 tingkat Kecamatan Rao Utara, Kamis (16/11/2023).

Baca Juga  Bupati Pasaman Benny Utama Sudah Ajukan Surat Pengunduran Diri ke DPRD

Pengalokasian dana beasiswa untuk anak-anak dari kalangan yang kurang mampu itu, menurut Sabar, bukti komitmen Pemkab Pasaman untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dan kualifaid, yang dinilai mampu menjawab tantangan zaman.
.
Sebelumnya, menurut Sabar, Pemkab Pasaman juga sudah sejak lama melakukan program wajib belajar (wajar) 12 tahun. “Sampai jenjang SMA, biaya sekolah anak-anak Pasaman digratiskan,” katanya.

Dengan kebijakan itu, menurut Sabar, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak Pasaman untuk tudak bersekolah. “Minimal anak-anak Pasaman ke depan berlatar belakang pendidikan SLTA,” tandas mantan anggota DPRD Sumbar itu.

Baca Juga  Pemkab Pasaman Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Beasiswa 2024

Perlunya upaya menggenjot SDM, Sabar kemudian merujuk indeks pembangunan manusia (IPM) Pasaman yang tergolong rendah di Sumbar. “Salah satu variabel IPM itu adalah pendidikan,” katanya.

Makanya Sabar mengajak semua elemen masyarakat untuk memajukan pendidikan. Sebab, menurutnya, membangun sektor pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab masyarakat. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *