Dirut PIP Kemenkeu Berharap Pemkab Pasaman untuk Lebih Memperluas Kolaborasi

Direktur PIP, Kemenkeu, Ismed Saputra.
Direktur PIP, Kemenkeu, Ismed Saputra.

Lubuk Sikaping, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman beserta seluruh jajarannya diharapkan untuk memperluas kolaborasi dengan sebanyak mungkin pihak untuk memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama (Dirut) Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Ismed Saputra SE MM kepada fajarharapan.id di Lubuk Sikaping, ibukota Kabupaten Pasaman, Senin (9/10/2023).

Ismed yang putera asli Lubuk Sikaping itu pulang kampung ke Pasaman untuk menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-78 yang dilakukan melalui sidang paripurna DPRD setempat di gedung DPRD Pasaman.

Mengutip pidato Bupati Benny Utama dalam peringatan Hari Jadi ke-78 itu, menurut Ismed, bisa ditarik benang merah bahwa sejauh ini sumber pembiayaan pembangunan, urusan pemerintahan dan kemasyarakatan di daerah itu sebagian besar masih bersandar pada APBD yang jumlahnya tidak seberapa.

Baca Juga  HUT Bhayangkara ke-77, Kapolres Pasaman Minta Jajaran Tingkatkan Kualitas Pelayanan pada Masyarakat

“Pola seperti ini yang seyogianya secara perlahan harus diubah,” ujar Ismed. Karena dana di APBD begitu terbatas, sementara tuntutan pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat terus meningkat, maka sangat dituntut kreatifitas dan inovasi para pemangku kepentingan.

“Terutama untuk mencari sumber-sumber pembiayaan lain,” sambungnya. Dengan catatan, menurut Ismed, selagi sumber-sumber pembiayaan lain tersebut sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Kreatifitas dan inovasi, menurut Ismed, diharapkan tidak hanya di level elite daerah, yaitu bupati dan wakil bupati. “Para kepala organisasi perangkat Daerah (OPD) juga diharapkan melakukan hal yang sama,” sambung Ismed.

Kreatifitas dan inovasi dimaksud, terang Ismed, yaitu menjalin kolaborasi dengan sebanyak mungkin pihak, yang kesemuanya diarahkan untuk memberi nilai tambah berarti di masinh-masing unit kerja yang ada.

Baca Juga  Apresiasi Kehadiran Sandiaga Uno di Bonjol, Benny Utama; Perayaan Titik Kulminasi Pemantik Kunjungan Wisata ke Pasaman

“Bisa dengan pemerintah atau pun dunia usaha,” sambungnya. Dengan demikian, imbuh Ismed, sumber pembiayaan program-program yang ada tidak hanya dari dana APBD yang ada.

Ditanya bagaimana ia melihat Pasaman hari ini, Ismed mengaku sudah agak mengalami kemajuan dibandingkan dengan kondisi-kondisi sebelumnya. “Ya, sudah agak majulah,” sebut Ismed.

Ismed juga memuji duet Bupati Benny Utama dan Wakil Bupati Sabar AS dalam membangun Pasaman. “Pasangan yang cukup serasi,” kata Ismed. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *