Wabup Sabar AS Siap “Nakhodai” Pasaman untuk Kesinambungan Pembangunan ke Depan

Sabar AS
Sabar AS

Lubuk Sikaping – Wakil Bupati (Wabup) Pasaman, Sabar AS, dengan tekad kuat, menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pasaman jika pengunduran diri Bupati Benny Utama disetujui.

“Saya dengan tulus mengatakan bahwa saya siap,” ujar Sabar kepada media di Lubuk Sikaping, ibu kota Kabupaten Pasaman, pada Rabu (4/10/2023).

Sabar, yang merasa sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, menegaskan kesiapannya untuk menjalankan semua amanah yang diberikan kepadanya.

Pernyataan ini muncul setelah Bupati Benny Utama mengajukan pengunduran diri pada bulan Agustus lalu sebagai Bupati Pasaman kepada DPRD setempat. DPRD Pasaman telah menggelar sidang paripurna untuk mengumumkan pengunduran diri Benny.

Benny memutuskan untuk mundur dari jabatan Bupati Pasaman selama masa jabatannya berlangsung karena dia akan maju sebagai calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai Golkar untuk DPR-RI, mewakili Dapil Sumatera Barat (Sumbar) II.

Baca Juga  Pemerintah Pusat Kucurkan Rp50 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan Mapattunggul dan Mapattunggul Selatan

Sabar menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan, ketika Bupati mengalami halangan tetap seperti meninggal dunia atau mengundurkan diri, Wakil Bupati secara otomatis akan mengambil alih jabatan sebagai pelaksana tugas Bupati.

Menurut Sabar, fokus utama tugasnya sebagai Plt Bupati adalah menjaga kelangsungan program-program yang sudah dilaksanakan selama ini.

Pasaman, di bawah kepemimpinan Bupati Benny Utama dan Wakil Bupati Sabar AS, memiliki sepuluh program unggulan yang tercantum dalam visi dan misi daerah.

Sabar menekankan bahwa sebagian besar dari program unggulan tersebut telah mencapai progres yang menggembirakan, termasuk Pasaman Sehat, Pasaman Cerdas, Pasaman Berbudaya, Pasaman Berimtaq, dan lain-lain.

Baca Juga  Kunker ke Duo Koto, Benny Utama Serahkan Bantuan Bibit Jagung dan Kopi

“Kami bertanggung jawab untuk melanjutkan dan memperbaiki aspek-aspek yang diperlukan,” tambah Sabar, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Sumbar. Dia berharap mendapatkan dukungan dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Pasaman.

Sabar juga menekankan bahwa tindakan yang mendesak saat ini adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin bagi masyarakat, terutama generasi muda.

“Kita perlu mengambil tindakan yang terstruktur dan terukur untuk menciptakan peluang kerja baru di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya. Menurut Sabar, peluang kerja baru ini harus didasarkan pada potensi dan keunggulan daerah.

“Sebagai contoh, sektor perikanan dari hulu hingga hilir, termasuk nilai tambah yang dapat dihasilkan dari sektor tersebut,” kata Sabar. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *