Padang  

HIPMI Fest Digelar, Gubernur Mahyeldi Arahkan Setiap OPD Miliki Program Pembinaan untuk Generasi Muda

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menekankan bahwa pembinan terhadap generasi muda Sumbar harus semakin intens dilakukan. Bahkan, Pemprov Sumbar sendiri terus mengupayakan agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki program kegiatan yang berorientasi pada pembinaan pemuda.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan HIPMI Festival yang mengusung tema Membangun Jiwa Kompetitif dan Sportif untuk Masa Depan, yang digelar oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (11/06/2024).

“Sejauh ini, dari target pembinaan 100 ribu wirausahawan atau entrepreneur baru di Sumbar yang menjadi salah satu program unggulan (Progul) Mahyeldi-Audy, kita telah berhasil membina lebih dari 120 ribu pelaku usaha. Ini merupakan wujud komitmen kita di Pemprov Sumbar dalam pengembangan dunia kewirausahaan,” ucap Gubernur mengawali sambutannya.

Baca Juga  Open House Gubernur Sumbar Terbuka untuk Umum, Masyarakat Silahkan Datang

Pemprov Sumbar menyakini, sambung Gubernur, bahwa membangun dan membina pemuda hari ini, adalah bagian dari usaha menyiapkan masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, pembinaan terhadap generasi muda yang berani terjun ke dunia usaha, selalu menjadi perhatian penting dalam setiap program kegiatan di lingkup Pemprov Sumbar.

“Pengelolaan pemuda bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan mau pun Dispora. Oleh karena itu, kita di Sumbar selalu berupaya agar di setiap dinas, terdapat program yang memfasilitasi pemuda untuk kreatif dan mandiri, serta terpancing minatnya untuk berwirausaha,” ungkap Gubernur yang dalam kesempatan itu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Barlius dan Kepala Dispora Maifrizon.

Baca Juga  Buka Musda PPHI Sumbar II, Gubernur Mahyeldi Tekankan Wisata Halal Harus Bermuara pada Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu dalam sambutannya, Sekretaris UNP Erianjoni juga mengungkapkan, bahwa program kewirausahaan telah menjadi salah satu fokus kurikulum bagi seluruh mahasiswa di kampus tersebut. Terbukti, mata kuliah kewirausahaan telah menjadi mata kuliah pilihan wajib yang harus diambil oleh seluruh mahasiswa.

“UNP juga terus menyelenggarakan dan mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan seputar kewirausahaan, sebagai wujud komitmen universitas untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam memulai usaha dan mengembangkan usaha yang telah dimulai,” ujarnya. (Adpsb/Isq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *