Padang  

Pembangunan Fly Over Prioritas Pemprov Sumbar di Tengah Tantangan Lahan

Fly Over
Fly Over

Padang Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, pada Senin (11/3/2024), menyampaikan usulan pembangunan jalan layang di atas perlintasan kereta api Kasang, Kabupaten Padang Pariaman. Usulan tersebut diteruskan kepada Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono, dalam rangka peninjauan infrastruktur strategis yang terkena dampak banjir bandang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap gangguan arus lalu lintas yang sering terjadi di perlintasan kereta api Kasang, Kecamatan Batang Anai, terutama pada akhir pekan dan masa libur.

Gubernur Mahyeldi menjelaskan, “Kami telah mengirimkan usulan kepada Pak Menteri untuk membangun Fly Over di atas perlintasan kereta api menuju bandara. Status jalannya adalah jalan nasional.”

Untuk mengatasi kendala pembebasan lahan, Mahyeldi menyatakan telah memulai sosialisasi kepada masyarakat, dengan keyakinan bahwa hal ini tidak akan menimbulkan hambatan.

“Untuk pembebasan lahan di kiri dan kanan, kami sudah mulai melakukan sosialisasi kepada warga,” tambahnya.

Sebelumnya, usulan ini telah melibatkan diskusi komprehensif dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) hingga berhasil menyusun dokumen perencanaan.

Baca Juga  Pembangunan 271 Ruang Kelas Baru di Kota Padang Akan Selesai Sebelum November 2023

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono merespons positif terhadap usulan tersebut, berjanji untuk membahasnya secara internal. “Oke Pak Gubernur, nanti akan kami coba tindak lanjuti secara internal,” ujar Basuki.

Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Era Sukma Munaf, menegaskan bahwa proses selanjutnya akan dilaksanakan setelah hasil evaluasi dari Kementerian PUPR keluar.

“Saat ini, dokumen perencanaan kami sedang dalam tahap evaluasi di Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR,” katanya.

Era Sukma Munaf mengimbau masyarakat Sumbar untuk mendukung usulan tersebut agar dapat segera disetujui dan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat.

Sebelum mengajukan pembangunan jembatan layang di perlintasan kereta api Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar juga berfokus pada pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik. Pemprov Sumbar mengklaim telah memulai penetapan lokasi (Penlok) Fly Over Sitinjau Lauik, dengan pembentukan tim persiapan untuk melaksanakan rangkaian kegiatan pengadaan tanah.

Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi, mengungkapkan bahwa progres percepatan Penlok Fly Over Sitinjau Lauik terus dipercepat melalui rapat daring pada Rabu (6/3/2024). Rapat tersebut melibatkan jajaran OPD terkait di Pemprov Sumbar, Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, serta Kementerian LHK RI.

Baca Juga  Job Fair Hybrid di Kota Padang: Kesempatan Emas Bagi Pencari Kerja

“Pemprov Sumbar melalui OPD terkait terus proaktif berkoordinasi dengan berbagai pihak dan terlibat dalam mendukung pemenuhan segala persyaratan yang diperlukan, termasuk pengadaan tanah dan konstruksi pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik ini,” ujarnya.

Terkait persiapan pengadaan tanah dan penetapan lokasi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Sumbar, Rifda Suriani, menjelaskan bahwa Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) Fly Over Sitinjau Lauik telah diterima pada 20 Februari 2024. “Kami langsung membentuk Tim Verifikasi DPPT untuk memverifikasi muatan DPPT sesuai peraturan perundangan tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum,” tambah Rifda.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *