Padang  

Kesalahan Input Anggaran, Gaji ASN di Sejumlah OPD Sumbar Terlambat

Gaji ASN
ilustrasi

Padang – Telatnya pembayaran gaji terjadi di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), mengundang perhatian. OPD yang terkena dampak keterlambatan ini antara lain Dinas Pariwisata (Dispar), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip), Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, hingga Dinas Tata Ruang dan Pemukiman.

Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi, mengakui dirinya sebagai salah satu yang terkena dampak keterlambatan pembayaran gaji. “Saya termasuk yang terlambat menerima gaji,” ujarnya seperti yang dikutip dari Radarsumbar.com pada Rabu (29/11/2023) malam.

Medi menjelaskan bahwa terdapat kesalahan input pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) terkait alokasi anggaran gaji. Kesalahan ini terjadi karena anggaran yang seharusnya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAU) ternyata tidak mencukupi hingga masuk ke masa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Baca Juga  APBD Terbatas, Gubernur Mahyeldi Buka Peluang Gunakan Sukuk Daerah untuk Biayai Pembangunan

“Iya, ada kesalahan input. Itu menunggu APBD Perubahan saat itu, sekarang sudah bisa digunakan lagi,” ungkapnya.

Medi menjelaskan bahwa kesalahan ini muncul saat pembayaran gaji ke-13 dan 14, yang merupakan tunjangan untuk aparatur negara, ASN, TNI, dan Polri menjelang Hari Raya Idul Fitri. Meskipun Medi sudah menerima gaji tersebut, pembayaran yang terlambat tidak merata di semua pegawai ASN. Hanya sebagian pimpinan di satu OPD yang belum menerima gaji, sementara staf diutamakan.

“Walaupun begitu, pembayaran gaji ASN yang terlambat ini tidak terjadi secara menyeluruh. Hanya sebagian pimpinan di tempat saya (Bappeda Sumbar) yang belum dibayarkan, karena kami mengutamakan staf. Mungkin di OPD lain ada yang lebih terdampak sehingga pembayaran gajinya tertunda,” jelasnya.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *