Padang  

BKSDA Sumbar Gencarkan Patroli untuk Pelestarian Satwa Liar

BKSDA
Pelestarian Satwa Liar

Padang – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) terus melakukan patroli pengawasan kepemilikan satwa liar, khususnya satwa yang dilindungi, dalam upaya mewujudkan pelestarian satwa.

Eka Damayanti, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKSDA Sumbar, menjelaskan bahwa patroli ini dilakukan secara rutin oleh tim BKSDA dan sepuluh jajaran Resor yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.

Dalam patroli yang berlangsung pada Senin hingga Selasa (2-3/10/2023), tim BKSDA menerima penyerahan sukarela beberapa satwa liar dilindungi dari Kabupaten Limapuluh Kota. Satwa-satwa tersebut termasuk tiga ekor siamang, satu opsetan tanduk rusa, dan satu opsetan trenggiling yang telah diamankan oleh Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) untuk kemudian dikembalikan ke habitat alaminya.

Baca Juga  Harimau Sumatra Kembali ke Habitatnya Pasca Masuk PLTMH, BKSDA Sumbar Berhasil Menangani Situasi

Selama patroli rutin ini, tim BKSDA juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga satwa liar. Eka menekankan bahwa upaya pelestarian satwa liar dilindungi harus berkelanjutan untuk melindungi mereka dari kepunahan.

Jenis tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi telah diatur secara rinci dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) nomor 106 tahun 2018. Selain itu, kepemilikan satwa liar yang dilindungi juga dapat dikenai sanksi pidana sesuai dengan Undang-undang (UU) nomor 5 tahun 1990.

Eka menyatakan bahwa BKSDA Sumbar akan terus meningkatkan patroli rutin untuk mengawasi kepemilikan satwa liar yang dilindungi. Dia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan satwa liar dengan segera melaporkan kepemilikan ilegal satwa dilindungi kepada BKSDA.

Baca Juga  Pertamina Pastikan Stok LPG 3Kg Aman di Payakumbuh

Pelaporan dapat dilakukan melalui resor BKSDA setempat, media sosial, atau melalui layanan call center BKSDA Sumbar di nomor telepon 0812-6613-1222. Dengan kerjasama masyarakat, pelestarian satwa liar dapat terwujud dengan lebih baik.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *