Padang  

Gagalkan Penyelundupan Barang Terlarang: Rutan Kelas IIB Padang Tetap Waspada

Penyelundupan
Perempuan diduga menyelundupkan alat hisap sabu untuk suami yang sedang dipenjara diamankan petugas.

Padang – Kejadian penyelundupan barang terlarang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang, Sumatera Barat (Sumbar), kembali menjadi sorotan. Kali ini, petugas Rutan Padang berhasil menggagalkan upaya seorang perempuan, berinisial EZ, yang mencoba menyelundupkan alat hisap sabu-sabu saat hendak menjenguk suaminya, RS, yang sedang ditahan dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Muhammad Mehdi, mengungkapkan bahwa alat hisap sabu-sabu tersebut berhasil ditemukan dalam penggeledahan barang bawaan pengunjung yang dilakukan oleh petugas. Alat tersebut disembunyikan oleh RS di dalam celananya. Namun, berkat ketelitian petugas, upaya penyelundupan barang terlarang ini berhasil digagalkan.

Perempuan tersebut langsung diamankan dan membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya. Sementara sang suami, RS, langsung dipindahkan ke dalam sel khusus yang ada di Rutan Kelas IIB Padang.

Muhammad Mehdi menegaskan bahwa barang bukti tersebut akan diserahkan kepada pihak kepolisian jika ada narkoba yang terlibat dalam kasus ini.

Baca Juga  Peringatan Penting dari Kemenag Sumbar: Waspada Terhadap Penipuan Visa Haji

Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi di Rutan Kelas IIB Padang. Sebelumnya, petugas juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan telepon seluler (ponsel) yang dilakukan oleh seorang perempuan bernama EY. Ponsel tersebut ditujukan untuk suaminya, JD, yang tengah ditahan karena pelanggaran Undang-undang Hak Cipta.

Muhammad Mehdi menjelaskan bahwa EY menyelundupkan ponsel ke dalam pakaian dalam (bra) saat berkunjung pada Selasa (12/9/2023). Petugas berhasil mengungkap keberadaan ponsel tersebut selama pemeriksaan rutin.

Mehdi memuji timnya atas keberhasilan dalam mencegah penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan. Ia mengakui bahwa tantangan seperti ini akan selalu ada di penjara. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang.

Selain itu, Mehdi menegaskan bahwa semua orang yang masuk ke dalam Rutan, baik petugas maupun pengunjung, akan diperiksa dengan ketat. Barang titipan seperti makanan dan minuman juga akan diperiksa guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Gempa M3,9 Guncang Pacitan, Warga Diminta Tetap Waspada

Ia menambahkan bahwa pihak Rutan telah menyediakan fasilitas komunikasi, seperti Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelpas), bagi narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar tetap terhubung dengan keluarga mereka. Dengan tindakan ini, Rutan Kelas IIB Padang berkomitmen menjaga keamanan dan kondusifitas di dalamnya.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *