Peringatan Hardiknas & Hari Otoda Tahun 2024 ; Pemkab Padang Pariaman Lakukan Naskah Kerjasama Sinegritas Dua Dinas Membina Perilaku dan Keterampilan Pelajar

Padang Pariaman – Pendidikan merupakan  kunci untuk kemajuan bangsa dan negara. Sehingga program “Gerakan Merdeka Belajar” terus berlanjut dengan semangat gotong royong. Ini merupakan sejalan dengan semangat Otonomi Daerah (Otoda) yang meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Juga kita lakukan naskah kerjasama antara dua Dinas untuk sinegritas pembinaan moralitas perilaku pelajar.

Demikian dari rangkuman pidato tertulis Mendikbud Dikti & Ristek Nadiem Makarim dan Mendagri Tito Karnavian yang dibacakan Bupati Suhatri Bur ketika memimpin Upacara Hardiknas dan Otoda Tahun 2024 di halaman Kantor Bupati, Senin (6/5/2024).

Kata Bupati, kita harus terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan kearah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan terkhusus di Padang Pariaman.

“Program Gerakan Merdeka Belajar itu, telah kita realisasikan dengan semangat Otoda. Salah satunya melalui Program Gerakan Seribu Siswa Penghafal Al-Quran Padang Pariaman (Gebu Sipapa) yang merupakan visi dan misi religius mewujudkan Padang Pariaman Berjaya.

Ia menegaskan, mari kita bersama-sama secara gotong royong meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Terutama membentuk mutu peserta didik yang berkarakter Islami.

Sedangkan pidato Mendagri Tito Karnavian berisikan Otonomi daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom. Pada prinsipnya, mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan di Daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga  Main Game Saat Jam Belajar, Enam Pelajar Ditangkap Satpol PP Padang

“Pada dasarnya semangat Otoda dirancang dengan tujuan utama mewujudkan kesejahteraan dan demokrasi. Jadi, Otoda itu memberikan ruang bagi daerah mengelola sumber daya dan keuangan sendiri untuk pembangunan daerah” terangnya.

Ia juga berharap agar dapat memanfaatkan Otoda dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di samping itu, Bupati Suhatri Bur juga menyinggung masalah stunting di Padang Pariaman. Stunting ini, merupakan masalah serius yang harus segera diatasi bersama-sama dari seluruh pihak terkait.

“Pemerintah pusat menargetkan tahun 2024 angka stunting anak turun menjadi 14 persen secara nasional. Sebab itu, maka¬†perlu ditingkatkan dengan mengambil langkah-langkah strategi menekan angka stunting tersebut,” tegasnya.

Kali ini, peringatan Otoda ke-28 tahun 2024 ini dengan tema “Otonomi  Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.”

Kegiatan Upacara Peringatan Hardiknas dan Otoda tahun 2024 diikuti unsur Forkopimda, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Padang Pariaman, Kepala Sekolah, dan utusan siswa dari beberapa sekolah.

Baca Juga  13 Pelajar Diamankan Satpol PP Padang karena Bolos Sekolah

Usai upacara, dilakukan penandatanganan kerjasama 2 (dua) Dinas. Yakni Dinas Satpol PP Damkar dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang ditanda tangani Rifki Monrizal dan Anwar, disaksikan Bupati Suhatri Bur, Wabup Rahmang dan unsur Forkompimda.

Kesepakatan kerjasama itu dalam rangka sinergitas pembinaan moralitas perilaku dan keterampilan pelajar. Terutama dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.

Dalam suasana Upacara ini diakhiri Wabup Rahmang menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada siswa-siswi SDN se – Padang Pariaman yang terdampak bencana banjir belum lama ini.(gto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *