Buru Hama Tanaman Tupai Dijadikan Even Wisata Edukasi Pertanian Padang Pariaman ; 1.000 Pencinta Sengin Sumbar Riau Jambi Serbu Kawasan III Koto Aur Malintang

Padang Pariaman РEven olah raga berburu hama Tupai ini, bisa dijadikan kegiatan tahunan. Kapan perlu dijadikan Even Wisata Edukasi Pertanian. Tentu akan berdampak, terjadinya pergerakan ekonomi di tengah-tengah masyarakat. Apalagi yang berdatangan pencinta Senapang Angin (Sengin) dari  Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi

Hal itu dinyatakan Bupati Suhatri Bur ketika berikan kata sambutan dalam rangka penutupan dengan mengapresiasi kegiatan Penanggulangan Hama Tanaman Tupai, sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Elang Sniper ke-VII Tahun 2024 diselenggarakan di Batu Basa, Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, Minggu, (5/5/2024). 

Kata dia, even ini sangat membantu sekali kepada masyarakat petani. Sehingga akan dapat memberikan manfaat dalam pengendalian hama tanaman, wabil khusus hama tupai. 

“Terimakasih telah membantu masyarakat dengan bergotong royong membasmi hama Tupai. Jenis hewan ini yang menjadi pemangsa utama komoditas unggulan di Padang Pariaman. Seperti Kelapa, Coklat, Durian, Manggis dan lainnya” sebut Bupati Suhatri Bur.
 
Lebih lanjut, ia sangat apresiasi dan mensupport kegiatan ini. Kalau bisa kedepannya, even ini akan menjadi even tahunan, dan dijadikan sebagai even wisata edukasi pertanian yang sangat diminati pencandu Sengin.

“Lakukan kolaborasi bersama antara Dinas Pariwisata dengan Dinas Pertanian dan Dinas terkait lainnya, jadikanlah kalender “even tahunan” di Padang Pariaman. Yakni, jadikan agenda Wisata dan olah raga dalam kemasan Wisata Edukasi Pertanian” harap Bupati Suhatri Bur menegaskan.

Baca Juga  Hebat ..! Dihadiri Anggota DPR RI, Taulidul Mustanir Padang Pariaman Gelar Parenting Lomba Mewarnai Bagi Anak RA/TK/PAUD se-Padang Pariaman

Sementara itu, Ketua Pelaksana Agus Mardin kepada awak media ini mengemukakan, kegiatan berburu pengendalian hama tanaman Tupai ini atas kerjasama dengan Organisasi Elang Sniper ke-VII yang diikuti sekitar 1.000 peserta dengan 105 group. Kesemua Sniper berasal dari tiga Provinsi. Yakni Sumatera Barat, Riau dan Jambi ini berlangsung selama dua hari, Sabtu – Minggu, 4 – 5 Mei 2024.

Ia jelaskan, wilayah sasaran berburu Hama Tupai dalam Nagari III Koto Aur Malintang ini di enam Korong. Yakni Korong Ujuang Pamatang, Koto Kaciak, Kampuang Jambu, Kampung Padang, Kampuang Surau dan Baringin.

“Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dengan moto “Candu Lapeh Urang Kampuang Tatolong” bertujuan salahsatu upaya pemberantasan hama Tupai. Karena, telah menggerogoti tanaman pertanian dan perkebunan milik warga. Sehingga terjadi pengurangan hasil panen bagi warga. Seperti kelapa, coklat, manggis dan sejenis lainnya” terang Agus Mardin.

Ia menyebut, selama kegiatan tersebut, telah berhasil dimusnahkan sekitar enam ribu ekor Tupai. Sehingga warga masyarakat dan bersama tokoh masyarakat merasa senang dan terbantu.

Apalagi, sambung Agus Mardin, kegiatan ini dilakukan dengan penuh kekompakan secara gotong royong dan saling bahu membahu dari ke-enam Korong.

Baca Juga  Penutupan Gunung Marapi, 15 Pendaki Asal Medan Diamankan di Sumbar

“Kami selaku Panitia Pelaksana bersama Pengurus lainnya dengan ini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan, suport dan bantuan materi maupun non materi. Yakni bantuan dari Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Bupati Suhatri Bur, Ketua Elang Sniper Sumbar bersama Pengurus lainnya, dan para Sniper jitu dari Sumbar, Riau dan Jambi” ungkap Agus Mardin yang konon disebut-sebut salah seorang kandidat bakal calon Wali Nagari III Koto Aur Malintang nantinya.

Agus Mardin menambahkan dengan berharap, bila ada kegiatan yang sama dari Elang Sniper Sumbar, kita sangat terbuka sekali menerima kembali sebagai lokasi tuan rumah berburu hama Tupai tersebut.

“Pun kami akan siap sedia nantinya. Karena, menyangkut hajatan orang banyak warga masyarakat Nagari III Koto Aur Malintang. Terutama dalam pengendalian hama tanaman jenis Tupai tersebut” ucap Agus Mardin.(gto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *