Oknum Anggota DPRD Padang Pariaman Ditahan, Kasusnya Mengerikan

Kecelakaan
ilustrasi

Pariaman – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman telah menahan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman berinisial JB karena diduga terlibat dalam kecelakaan tabrak lari yang menimpa seorang anak di Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman pada Selasa (3/10/2023) malam pukul 20.00 WIB.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Padang Pariaman, Ipda Novrialdi, mengungkapkan bahwa korban adalah seorang pelajar berusia 9 tahun yang terpental sejauh 25 meter akibat kecelakaan tersebut dan sayangnya meninggal dunia.

Novrialdi menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi ketika mobil jenis Toyota Avanza yang dikemudikan oleh JB sedang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, menuju Kota Pariaman.

“Saat sampai di lokasi kecelakaan, korban sedang menyeberang jalan ketika JB melintas, sehingga terjadi kecelakaan fatal yang berakibat korban meninggal,” ujar Novrialdi.

Baca Juga  Bupati Suhatri Bur Ikut Rakor Tingkat Menteri Bahas Penanganan Bencana Alam di Gedung Menko PMK Jakarta

Setelah kecelakaan, JB melarikan diri dari tempat kejadian, namun pelat nomor kendaraan pelaku tertinggal di lokasi. Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan dan mengetahui bahwa mobil tersebut adalah kendaraan rental.

“Pasca kecelakaan, kami menemui pemilik mobil yang mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut disewa oleh JB, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman,” tambahnya.

Setelah mengidentifikasi pelaku, pihak berwenang bersama dengan wali korong setempat mendatangi rumah JB. Pelaku awalnya mencoba untuk menghindar dari tanggung jawab dengan mengklaim bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh anaknya.

“Namun setelah interogasi lebih lanjut, pelaku mengakui bahwa dirinya yang melakukan tabrak lari,” kata Novrialdi.

Baca Juga  Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Padang Pariaman, Bupati Suhatri Bur Ajak Warga Sabar dan Tawaqal Hadapi Musibah

Atas kejadian ini, JB dijerat dengan Undang-undang Lalu Lintas (UU Lantas) Pasal 310 ayat 4, dengan ancaman hukuman penjara selama enam tahun.

Novrialdi juga mengimbau kepada pengendara dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di jalan raya guna mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.(dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *