Bimtek Calon Pelatih Pencak Silat Bagi Guru Ponpes se-Padang Pariaman di Ponpes Nurul Yaqin Ambua Kapua, VII Koto

Kiambang – Pencak Silat yang merupakan salahsatu budaya seni bela diri Rang Minang, maka perlu dilestarikan kepada generasi muda saat ini. Karena, olahraga bela diri “Pencak Silat”, memang khas dan unik bila dibandingkan olahraga bela diri lainnya.

Disini, terletak kombinasi keterampilan, kecakapan gerak dan pandang mata yang diengkapi dengan kemampuan bathin spritual dari Pesilat itu sendiri. Oleh karena itu, olahraga “Pencak Silat Minang” ini, maka perlu kita kembangkan kepada peserta anak didik “santri” di Pondok Pesantren di Padang Pariaman.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Keagamaan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pekapontren) Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman H.Suhendrizal, S.Ag, M.Ag kepada awak media ini di Pariaman, Kamis (10/08/2023), sehubungan dengan akan dilaksanakan Bimbingan dan Teknik (Bimtek) Pelatihan Pelatih (Guru Silek-pen) Pencak Silat Pondok Pesantren (Ponpes) se-Padang Pariaman di Ponpes Nurul Yaqin (NY) Ambuang Kapua, VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman.

Baca Juga  Bupati Suhatri Bur ; Sangat Berat Daerah Saat Menyusun APBD, Jadi Lakukan Rasionalisasi Anggaran

Untuk egiatan pelatihan Pelatih Pencak Silat ini, sebut Suhendrizal, diselenggarakan selama 10 (sepuluh) hari, 10 s.d 19 Agustus 2023 di Ponpes NY Ambuang Kapua VII Koto. Kepada seluruh peserta diharapkan memakai pakai silat bagi yang telah memiliki, dan bagi yang belum agar menyesuaikan dulu memakai training.

“Seluruh peserta mesti sanggup mengikuti kegiatan ini sampai selesai (selama 10 hari). Dan, seluruh peserta calon Pelatih mesti dan diharuskan menjadi Pelatih di Ponpes masing-masing. Sehingga begitu usai mengikuti sebagai Pelatih Dasar ini, agar bergerak menyusun jadwal latihan bersama Pimpinan Ponpes masing-masing” tegas Suhendrizal.

Ia berharap kepada seluruh calon Pelatih harus aktif ikutserta latihan bersama Tim Pelatih nantinya. Ini perlu ada komitmen bersama sesama Guru Silek yang telah ditunjuk pada masing-masing Ponpes. Sehingga seni beladiri Pencak Silat Minang terus berkembang dan lestari di lingkungan Pondok Pesantren kedepannya.

Dalam pelatihan Pelatih Pencak Silat yang pertama kali di Ponpes se-Padang Pariaman ini akan dibimbing oleh beberapa Guru Silek yang ada di kawasan ini dibawah Koordinator H.Suhendrizal, M.Ag.

Baca Juga  Pusat Setujui Pinang Wangi Sikucua (PWS) Padang Pariaman Sebagai Varietas Unggul Baru Nasional

Sedangkan materi dasar latihan ini akan menempuh ada 10 (sepuluh) sesi Materi yang harus dilalui. Pada Materi 1 Pengantar, Sikap, Kuda-Kuda Dasar Pencak Silat, Macam Kuda-Kuda dan Pola Langkah Pasang. Materi 2, Fisik Dasar dan Teknik-Teknik Pukulan Dasar Pencak Silat. Materi 3, Tendangan atau Teknik Serangan Kaki.

Sedangkan Materi 4, Teknik Tepisan dan Teknik Bela Serangan. Materi 5, Teknik Jatuhan Dasar Pencak Silat, Rolling dan Teknik Dasar Bantingan.

Kemudian Materi 6, Berbagai Teknik Bantingan Pencak Silat dan Bela serta Antisipasi Bantingan. Materi 7, Teknik Lanjutan Bantingan Dasar. Materi 8, Teknik Dasar Kuncian, Materi 9, Jurus Tunggal Baku Pencak Silat, dan Materi 10, Teknik Pernafasan (Penafasan Dalam, Sebahagia, Full Press). (ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *