Wabup Rahmang Ajak Pelaku Usaha Patuhi Regulasi Investasi di Padang Pariaman

Padang – Wakil Bupati (Wabup) Rahmang ajak pelaku usaha untuk mematuhi berbagai regulasi terkait investasi dan perizinan berusaha berbasis risiko di wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

Hal itu disampaikan Wabup Rahmang ketika membuka dan sekaligus narasumber pada kegiatan “Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko” yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Padang Pariaman, di Grand Basko Hotel, Padang, Rabu (12/7/23).

Rahmang berharap dengan digelarnya Bimtek dan sosialisasi itu, peserta dapat memahami pengertian, tujuan dan manfaat serta memahami tata cara penyelanggaraan pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko. Dan sekaligus memahami tata cara pelaporan kegiatan penanaman modal secara online.

“Berdasarkan laporan Kepala DPMPTP kepada kami, Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) ini yang sering lalai dilakukan pelaku usaha. Padahal kita tau, bahwa LKPM itu sangat berguna bagi DPMPTP di daerah, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau Kementerian Investasi di Pusat. Tentu bertujuan untuk mengetahui sektor usaha yang sedang berkembang, hambatan yang tengah terjadi. Juga kebijakan yang harus diterapkan agar kegiatan usaha tersebut berjalan lancar. Selain itu, LKPM juga memberikan peranan penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” jelas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman itu.

Baca Juga  Lomba Video Simulasi ; Panwascam VII Koto Patamuan Terbaik II Sumbar 2023

Jadi, sambung Rahmang, LKPM itu selain berguna bagi pemerintah juga berguna untuk pelaku usaha itu sendiri dalam rangka mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Lebih jauh, Rahmang menyampaikan bahwa UU Cipta Kerja mengamanatkan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk memfasilitasi, mendukung. Dan, menstimulasi kegiatan kemitraan usaha menengah besar dengan koperasi, usaha mikro dan usaha kecil yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan level usaha.

“Menjalankan amanat UU Cipta Kerja itulah, salah satunya, kegiatan ini dilaksanakan dan relevan juga dengan visi misi Pemerintah Padang Pariaman. Yakni bagaimana menciptakan iklim yang kondusif untuk pengembangan usaha dan penciptaan lapangan kerja” katanya mengakhiri sambutan.

Sementara itu, Kepala DPMPTP Padang Pariaman melaporkan, kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selain yang telah disampaikan Wabup Rahmang, juga dalam rangka upaya merealisasikan target investasi Padang Pariaman sebesar Rp. 1,2 Triliyun.

Baca Juga  Bupati Padang Pariaman dan Kepala KPP Pratama 1 Padang ; Wajib Pajak Laporkan SPT Tepat Waktu

“Upaya yang kami lakukan untuk memenuhi target investasi selain Bimtek, juga melakukan reformasi pelayanan perizinan, melahirkan kebijakan strategis dan inovasi agar proses perizinan dan non perizinan berjalan lebih cepat, mudah, tidak berbelit-belit serta gratis. Juga bertujuan supaya pelaku usaha mendapat kemudahan dan nyaman dalam melakukan aktifitas usahanya,” terang Yutiardy Rivai.

Ia menyebut, kami menyelenggarakan kegiatan, baik itu pengawasan langsung ke lokasi usaha maupun Bimtek seperti ini. Hal ini, dalam rangka meningkatkan nilai kepatuhan pelaku usaha. Jadi, jangan dikira kami ini tidak peduli kepada pelaku usaha.

“Justru melalui kegiatan seperti ini kami coba mendekat ke pelaku usaha. Apa yang menjadi kendala pelaku usaha, kami akomodir dan kami coba beri solusi sesuai dengan kewenangan kami di DPMPTP Padang Pariaman” tutur dia mengakhiri.

Kegiatan Bimtek dengan peserta 30 (tigapuluh) pelaku usaha sektor perumahan itu, juga menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTPSP) Provinsi Sumatera Barat dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pariaman.(r/saco).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *