Mengungkap Harga Fantastis Rolls Royce Sweptail dan Kisah Mobil Mewah Disita di Kasus Korupsi

Ilustrasi harga mobil rolls royce.
Ilustrasi harga mobil rolls royce

Fajarharaapn.id – Penyitaan mobil Rolls Royce yang dimiliki oleh Harvey Moeis, suami dari Sandra Dewi, oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia terkait kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk pada tahun 2015-2022, yang menimbulkan kerugian hingga Rp271 triliun, menarik perhatian. Mobil yang disita tersebut merupakan tipe Rolls-Royce Ghost Extended Wheelbase.

Lalu, berapa harga mobil Rolls Royce Sweptail? Ternyata, di Indonesia, harga mobil ini berkisar antara Rp18 hingga Rp25 miliar. Harga yang fantastis ini dapat setara dengan pembelian 20 rumah senilai Rp1 miliar masing-masing.

Meski begitu, mobil mewah yang dimiliki Harvey Moeis tersebut bukanlah yang termahal yang pernah diproduksi oleh Rolls Royce Motor Cars. Rolls Royce termahal adalah tipe Rolls Royce Sweptail yang diproduksi pada tahun 2017. Hanya ada satu unit di dunia dengan harga mencapai USD13 juta atau sekitar Rp20,6 miliar.

Baca Juga  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Batal Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi

Rolls Royce Sweptail terinspirasi dari desain mobil pada tahun 1920-an dan 1930-an. Berdasarkan Rolls Royce Phantom Coupe, mobil ini mulai diproduksi pada tahun 2013 dan memakan waktu hingga empat tahun karena kompleksitas desain dan tekniknya yang tinggi.

Mobil ini benar-benar dibuat sesuai dengan keinginan pelanggan yang memesannya, menjadikannya mobil yang sangat eksklusif. Menggunakan mesin 6,75 L V12 bertransmisi otomatis, Rolls Royce Sweptail mampu melaju hingga 250 km/jam meski memiliki bobot 2,6 ton.

Baca Juga  Kasus Korupsi Timah Guncang Indonesia, Miliaran Kerugian dan Pelaku Mengejutkan

Desain interior dan eksteriornya sangat mewah, setara dengan Haute Couture, dan dirancang oleh Alex Innes. Rolls Royce Sweptail pertama kali diperkenalkan di acara tahunan Concorso d’Eleganza Villa d’Este dan diketahui dimiliki oleh Sam Li, putra dari miliarder real estate asal Hong Kong, Samuel Tak Lee.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *