Mengatasi Ban Motor Bocor, Langkah-langkah dan Pertimbangan yang Perlu Diperhatikan

Ilustrasi apakah ban motor bocor boleh dinaiki.
Ilustrasi apakah ban motor bocor boleh dinaiki

Fajarharapan.id – Ban motor bocor seringkali menjadi masalah yang dihadapi para pengendara. Penyebab utamanya adalah benda tajam yang menusuk ban, seperti paku, batu, atau pecahan kaca.

Jika ban motor bocor, apakah aman untuk tetap melanjutkan perjalanan? Sebelum mengambil keputusan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Jika motor menggunakan ban dalam, langkah pertama adalah mencabut benda tajam yang menyebabkan kebocoran. Ini penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada ban.

Namun, jika motor menggunakan ban tubeless, sebaiknya jangan mencabut benda tajam tersebut. Langkah pertama adalah melepaskan baut penahan pentil udara, lalu memasukkan pentil ke dalam pelek. Setelah itu, motor dapat dibawa ke bengkel untuk perbaikan lebih lanjut.

Baca Juga  Kondisi Industri Otomotif Indonesia, Mengapa Penjualan Mobil Terjebak pada Satu Juta Unit?

Namun, apakah aman untuk tetap menggunakan motor saat ban bocor? Tidak disarankan. Baik motor dengan ban dalam maupun tubeless, menggunakan motor dengan ban bocor dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Mengendarai motor dengan ban bocor dapat membuat ban dalam terlipat atau bahkan robek, yang memerlukan penggantian. Selain itu, pentil ban juga bisa rusak jika dipaksa digunakan dalam keadaan bocor.

Baca Juga  Toyota Rush 2023, Pilihan SUV Keluarga dengan Pajak Bervariasi

Yang lebih serius lagi, mengendarai motor dengan ban bocor dapat merusak pelek. Tanpa tekanan angin yang memadai, pelek bisa mengalami kerusakan berat, seperti penyok. Oleh karena itu, lebih baik amankan motor dan segera perbaiki ban bocor sebelum melanjutkan perjalanan.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *