Menyelami Fenomena Motor Kapcai, Asal-Usul dan Popularitasnya di Indonesia

Pernah mendengar istilah motor kapcai? ternyata ini artinya.
Pernah mendengar istilah motor kapcai? ternyata ini artinya.

Jakarta – Istilah “motor kapcai” mungkin terdengar asing bagi sebagian pecinta otomotif di Indonesia. Namun, secara sederhana, motor kapcai merujuk pada jenis sepeda motor bebek.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber pada hari Senin (5/2/2024), istilah ini berasal dari Malaysia dan Singapura. Di kedua negara tersebut, istilah “kapcai” digunakan untuk menyebut sepeda motor bebek.

Ada beberapa teori mengenai asal-usul istilah “kapcai”. Salah satunya adalah kata “kap” yang diambil dari “cub” pada Honda Cub, sebuah jenis motor bebek legendaris yang populer di Indonesia serta dua negara tetangga tersebut.

Baca Juga  Wuling Starlight EV Resmi Dibuka untuk Pre-order di China

Umumnya, motor bebek yang ada saat ini memiliki mesin kecil dengan kapasitas antara 50 cc hingga 150 cc.

Salah satu alasan utama popularitas motor kapcai atau bebek adalah karena konsumsi bahan bakarnya yang efisien. Motor bebek menggunakan perpindahan gigi, berbeda dengan motor matik yang menggunakan transmisi otomatis.

Baca Juga  Antisipasi Pascapemilu, IIMS 2024 Optimis Meriahkan Jakarta dengan Mobil-Mobil Terbaru

Dari segi harga, motor kapcai atau bebek di Indonesia biasanya dijual dengan harga di bawah Rp20 juta. Contohnya, Honda Revo Fit bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp16 jutaan.

Meskipun demikian, motor kapcai atau bebek tetap menjadi pilihan favorit bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang mengutamakan efisiensi dan kenyamanan dalam berkendara.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *