Gebrakan Pasar Motor Listrik, Target Penjualan 60.000 Unit dalam Setahun

United Motor targetkan jual 60 ribu unit motor tahun ini.
United Motor targetkan jual 60 ribu unit motor tahun ini.

Jakarta Pasar motor listrik di Indonesia mengalami peningkatan pesat setelah pemerintah mengubah aturan pembelian dengan memberikan subsidi sebesar Rp7 juta. Minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan semakin meningkat.

Salah satu produsen motor listrik lokal, United E-Motor, yakin bahwa pasar motor listrik tahun ini akan semakin besar. Oleh karena itu, mereka berambisi menjual puluhan ribu unit motor listrik buatan Bogor, Jawa Barat, pada tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa target tersebut sesuai dengan kapasitas pabrik yang dapat memproduksi motor listrik hingga ratusan ribu unit setiap tahunnya. Selain itu, ketersediaan bahan baku yang melimpah mempermudah proses produksi.

Baca Juga  Sambut Masa Depan Ramah Lingkungan, MG Motor Indonesia Siapkan Peluncuran Mobil Hybrid MG VS HEV

“Kapasitas produksi untuk E-Motor (motor listrik) adalah sebesar 150.000 unit per tahun,” tambahnya.

Stephen menyoroti bahwa untuk mencapai target tersebut, kerja sama dari semua pihak diperlukan dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat. Ini dikarenakan masih banyak yang ragu untuk beralih ke motor listrik karena kurangnya pemahaman.

“Kami memperkuat jaringan kami dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan motor listrik ini sebagai kendaraan yang nyaman digunakan. Selain itu, adanya penghematan, motor listrik ini sangat irit dibandingkan motor konvensional,” ujarnya.

Stephen menegaskan bahwa biaya perawatan motor listrik sangat terjangkau karena hanya sedikit komponen yang perlu diganti. Dia yakin bahwa ke depannya masyarakat Indonesia akan mencari motor listrik, meskipun tanpa adanya subsidi.

Baca Juga  BYD Memilih Blade Battery untuk Keamanan Kendaraan Listrik, Eagle Zhao

“Mungkin hanya sekitar 15 persen dari biaya konvensional dan perawatannya sangat minimal karena tidak ada mesin. Yang terpenting adalah memberikan edukasi agar masyarakat mencoba menggunakan motor listrik. Setelah mereka merasakan kenyamanannya, dengan merek yang kuat, di masa depan tanpa subsidi, masyarakat akan tetap mencarinya,” katanya.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *