Ricky Rizal Tetap Divonis 13 Tahun Penjara usai Banding Ditolak

 

 

Banding Ricky Rizal ditolak sehingga dia tetap divonis 13 tahun penjara dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 

Jakarta – Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terhadap Bripka Ricky RizalWibowo, terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Dengan demikian, Ricky tetap dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.

Majelis hakim mengamini Ricky telah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengam membunuh Brigadir J, sebagaimana dikutip iNews.id.

“Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 799/Pid.B/2022/PN JKT.SEL tanggal 14 Februari 2023 yang dimintakan banding tersebut,” kata Ketua Majelis Hakim H Mulyanto saat bacakan amar putusan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Rabu (12/4/2023).

Baca Juga  Puting Beliung Hantam Desa Lepelle, Puluhan Rumah Rusak di Sampang Madura

Majelis hakim tingkat banding menyatakan telah menolak segala keberatan Ricky terhadap keputusan Majelis Hakim PN Jaksel. Segala dakwaan dan putusan terhadap Ricky dinilai sudah tepat.

“Majelis hakim tingkat banding, sepakat dengan hukuman majelis hakim tingkat pertama,” tutur Mulyanto.

Sebagai informasi, Ricky Rizal sebelummya telah dijatuhi hukuman 13 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel).

Ricky Rizal diyakini telah menghendaki kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, meski dia sempat menolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak secara langsung mantan rekan kerjanya itu.

Baca Juga  Personil Polres Pulang Pisau Jalani Tes Urine Dadakan, Hasilnya Mengejutkan

Majelis hakim berpendapat, sikap Ricky Rizal yang menolak menembak secara langsung tak dapat menjadi dasar untuk tidak menghendaki kematian Brigadir J.

Keyakinan itu didasari atas sikap Ricky yang memanggil Richard Eliezer usai menolak perintah menembak Brigadir J. Apalagi, Ricky tak sempat beri tahu niat jahat Sambo ke Richard untuk habisi nyawa Brigadir J.

Atas perbuatannya, Ricky dinyatakan terbukti melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke (1) KUHP.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *