Dampak Diabetes, Pria Penjual Kopi di Terminal Lama Purwodadi Mencoba Bunuh Diri

Diabetes
Penjual kopi bakar diri di Terminal Lama Purwodadi lantaran tak tahan penyakit diabetes yang dideritanya

Grobongan – Seorang Pria Penjual Kopi di Terminal Lama Purwodadi, Ne-kat Membakar Diri Akibat Diabetes Menahun

Seorang pria penjual kopi di Terminal Lama Purwodadi, Sukarji (58), mengalami penderitaan akibat diabetes yang tak kunjung sembuh. Pria ini nekat membakar diri, dan dampaknya, ia menderita luka bakar serius hingga mencapai 90 persen.

Tim kesehatan dari Puskesmas Purwodadi segera mengevakuasi Sukarji ke Rumah Sakit Umum Dokter Soedjati Purwodadi pada Senin (19/2/2024) siang. Aksi nekat tersebut terjadi di dalam kios kopinya di Terminal Lama angkutan kota Jetis, Purwodadi.

Saksi melaporkan bahwa sebelum peristiwa tragis ini, Sukarji sering mengeluh sakit dan terlihat putus asa dalam menjalani hidupnya. Meskipun rekan-rekannya berusaha menghiburnya, Sukarji tetap menjalani aksi bakar diri yang membuat mereka terkejut.

Rekan penjual yang berjualan di samping kios Sukarji menjadi saksi atas kejadian ini. Mereka melihat kepulan asap dan api dari dalam kios tersebut. Ketika didekati, Sukarji sudah tergeletak dalam kondisi terbakar.

Baca Juga  BMKG Imbau Masyarakat Waspada Potensi Banjir Rob selama Lebaran 2023

Beberapa pedagang segera berupaya menyiramkan air ke tubuh Sukarji untuk mengatasi kebakaran. Tindakan cepat ini diikuti oleh tindakan polisi yang memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian. Tim medis juga melakukan visum.

Hasil visum menunjukkan bahwa korban menderita luka bakar serius dan membutuhkan penanganan segera di rumah sakit. Saat ini, Sukarji sedang dirawat di ruang unit gawat darurat RSUD Dokter Soedjati Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah.

Kapolsek Purwodadi Ajun Komisaris Polisi Desy Setyanto turut merespons kejadian tersebut. Berdasarkan olah tempat kejadian, tubuh Sukarji diketahui terbakar hingga 90 persen.

Baca Juga  Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara pada Pagi Hari

Pemeriksaan saksi mengungkapkan bahwa pada pagi harinya, Sukarji meminta bantuan kepada rekannya untuk membelikan obat. Namun, rekannya menolak karena obat yang diminta tidak sesuai resep dokter dan dianggap bisa memperburuk kondisi kesehatan Sukarji.

Selanjutnya, Sukarji memutuskan untuk membeli pertalite tanpa sepengetahuan pedagang sekitar. Ia kemudian menyiramkan bahan bakar minyak tersebut ke tubuhnya dan melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri.

Keluarga Sukarji yang mendapat kabar segera menuju rumah sakit. Berdasarkan olah tempat kejadian, Sukarji dianggap melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *