Bendungan Lahor Malang Jadi Saksi, Pelajar Tewas Tenggelam Saat Memancing

Tenggelam
ilustrasi Tenggelam

Malang– Sebuah tragedi menyelimuti Kabupaten Malang, Jawa Timur, ketika seorang pelajar tewas tenggelam di Bendungan Lahor. Kejadian tersebut terjadi saat korban sedang memancing bersama dua temannya di Bendungan Lahor, khususnya di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Senin (18/12/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sariyanto, petugas BPBD Kabupaten Malang, menyampaikan bahwa korban yang bernama Dery Ivando (14), merupakan warga Desa Sumberagung RT 2 RW 1 Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Pada saat kejadian, korban tengah asyik memancing bersama dua temannya, yakni M Akbar Hamsah (14) dan Seltian Andriano (21), keduanya juga warga Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

“Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), teman korban, yaitu Andriano, dan korban memilih spot pancing yang berbeda, dan mulai menjalankan aktivitas memancing,” ungkap Sariyanto saat diwawancara pada Senin malam (18/12/2023).

Baca Juga  Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS dan PPPK pada September 2023

Ketika sedang memancing, korban tiba-tiba terseret oleh ikan yang berhasil dipancingnya. Meskipun temannya berusaha menolong, namun pegangan korban terlepas sehingga ia jatuh ke dalam air Bendungan Lahor. Pada sekitar pukul 17.00 WIB, korban dinyatakan hilang.

Teriakan dari Andriano langsung membangunkan teman yang satunya, yang mendengar insiden tersebut dan segera menuju lokasi kejadian. Salah satu teman korban bahkan berani menceburkan diri ke Bendungan Lahor dalam upaya mencari korban.

Kedua teman tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang setempat, yang selanjutnya meneruskan informasi kepada aparat terkait. Tim dari Pembangkit Jawa Bali (PJB) Karangkates segera melakukan pencarian di sekitar lokasi korban dilaporkan tercebur dan tenggelam di Bendungan Lahor.

Baca Juga  Ini Solusi Supaya Penumpang TransJakarta Tak Tunggu Lama

“Kami dari BPBD menuju TKP setelah diberitahu bahwa rekan-rekan kami di PJB Karangkates telah menemukan korban melalui penyelaman. Jenazah ditemukan tak lama setelah kejadian, sekitar pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Di sisi lain, Kapolsek Sumberpucung, AKP Lukman Hudin, membenarkan kejadian tragis ini. Menurutnya, korban berhasil ditemukan pada Senin petang sekitar pukul 17.42 WIB.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *