Polri Siapkan Pengamanan KTT AIS di Bali untuk Kelancaran dan Keamanan

KTT
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi.

Bali – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk memastikan kelancaran dan keamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic And Island State (AIS) atau Forum Negara Kepulauan dan Pulau Kecil Tahun 2023 yang akan berlangsung di Bali.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Firman Shantyabudi, yang juga menjabat sebagai Kepala Operasi (Ka Ops) Tribrata Agung 2023. Firman mengungkapkan hal ini usai melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT AIS Forum Tahun 2023 di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, pada Sabtu (7/10/2023).

“Alhamdulillah, kita melaporkan bahwa semua persiapan berjalan dengan baik dan lancar. Semoga persiapan ini dapat mendukung pengamanan KTT AIS,” kata Firman.

Menurut Firman, baik logistik maupun personel yang diperbantukan untuk melaksanakan tugas pengamanan dan penjagaan selama berlangsungnya acara internasional ini sudah siap dan dikerahkan dengan baik untuk memastikan kesuksesan KTT AIS.

Baca Juga  HUT Ke-77 Bhayangkara, Presiden Jokowi Bertindak sebagai Inspektur Upacara

“Kami telah bersiap selama seminggu di sini, mulai dari persiapan administrasi, dukungan logistik, hingga posko. Kami juga telah mempersiapkan kelengkapan fisik kendaraan yang kami kirimkan dari Jakarta, serta personel yang kami bantu dari Polda Bali,” ungkap Firman.

Firman menambahkan bahwa proses pengamanan dan penjagaan KTT AIS akan terus berlangsung hingga tanggal 13 Oktober 2023, termasuk dalam periode kepulangan para delegasi.

Di sisi lain, Firman mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat, terutama warga Bali, terkait acara ini. Menurutnya, suksesnya acara internasional ini juga bergantung pada dukungan yang diberikan oleh masyarakat.

Baca Juga  Analisis Perbandingan Pembangunan Jalan Nasional Berbayar dan Gratis pada Era SBY dan Jokowi

Firman juga mengingatkan bahwa selama iring-iringan delegasi menuju lokasi kegiatan, kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas yang dapat mempengaruhi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta pengertian dan kerjasama dari semua pihak untuk menjamin kelancaran pelaksanaan KTT AIS di Bali.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *