Kondisi Udara Memaksa Pembelajaran Daring di Palembang

Daring
Pemkot Palembang mengeluarkan kebijakan belajar daring bagi siswa lantaran kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap.

Palembang – Kota Palembang kini terancam oleh kondisi udara yang semakin memburuk akibat kiriman kabut asap dari kabupaten tetangga. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Palembang melonjak tinggi, mencapai angka 305. Dalam menghadapi situasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah mengambil keputusan untuk mengubah sistem pembelajaran.

Mulai Senin, 2 Oktober 2023, seluruh siswa di Kota Palembang akan menjalani proses pembelajaran secara daring. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan drastis ISPU yang mengkhawatirkan.

“Penghitungan ISPU meningkat, sebelumnya saya meminta masukan dari stakeholder. Saya mengusulkan proses belajar mengajar secara daring, rencana ini akan diterapkan mulai Senin,” ujar Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, pada Minggu, 1 Oktober 2023. Ratu Dewa juga menekankan bahwa meskipun belajar daring, para guru tetap diwajibkan untuk mengawasi para siswa. Ia mengatakan bahwa sistem pembelajaran ini akan dievaluasi secara berkala seiring perbaikan kondisi udara di Palembang.

Baca Juga  Saluran WhatsApp BMKG Difollow Lebih dari 4 Juta Pengguna, Meningkatkan Akses Informasi Cuaca dan Gempa

“Kami akan terus mengikuti perkembangan ISPU. Jika ISPU menurun, kita akan mengevaluasi kebijakan ini,” tambahnya. Selain itu, Pj Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh warga Palembang untuk tetap menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri dan menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang tidak sehat.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *