6 Jenazah Korban Longsor di Natuna Teridentifikasi, Ini Identitasnya

Korban tewas longsor di Natuna


Jakarta – Enam jenazah korban longsor di Pulau Serasan, Natuna, Kepulauan Riau sudah teridentifikasi. Identitas korban terungkap setelah tim dari Polri melakukan screening dan identifikasi.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, keenam jenazah tersebut merupakan data yang diperbaharui pada Selasa (7/3/2023). Menurutnya, dari data 10 korban terdapat enam korban yang telah berhasil teridentifikasi, sebagaimana dikutip iNews.id.

1. Abdul Kadir bin Jafar, Pria usia 70 tahun

2. Darman, Pria usia 70 tahun

3. Riyanti, Perempuan usia 27 tahun

4. Anak laki-laki berusia 5 tahun (anak dari Riyanti)

Baca Juga  Dibuka Wagub Sumbar, Muswil V PKDP Sumbar Pilih Ali Mukhni Secara Aklamasi

5. Abdullah, Pria usia 60 tahun

6. Anak berusia 10 tahun.

Ramadhan mengatakan, untuk terus mencari korban hilang yang berjumlah 47 orang, aparat kepolisian bersama TNI dan stakeholder terkait akan melaksanakan evakuasi dengan menggunakan alat berat dan juga secara manual bersama tim gabungan.

“Pelaksaan evakuasi pencarian korban terdiri dari anggota Polri sebanyak 145, anggota Kodim, kemudian ada juga dari Basarnas 37 personel, dari BPBD sebanyak 15 personel, kemudian dari petugas Damkar 17 personel, kemudian Komposit Garda Pati sebanyak 25 personel, kemudian ada juga dari Satpol PP dan Dokter serta perawat,” kata Ramadhan.

Baca Juga  Ribuan BKMT Se Sumbar Hadiri Dakwah Wisata Ke Kota Payakumbuh

Sementara itu dari data BNPB, jumlah korban tewas yang berhasil dievakuasi hingga pukul 17.00 WIB, sore, berjumlah 11 orang. Dari jumlah tersebut, enam korban telah teridentifikasi. 

“Yang meninggal bertambah jadi 11 orang. Enam orang sudah teridentifikasi,” kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto melalui keterangan resmi BNPB.

Sementara itu, sambung Suharyanto, pihaknya juga mendapat laporan bahwa masih ada 47 orang yang dinyatakan hilang.

Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang masih hilang. Sedangkan, terdapat lima korban luka berat dan tiga luka sedang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *